RadarJombang.id - Kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo-Gibran telah usai melakukan pembekalan atau retreat di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Selama tiga hari terhitung Jumat (25/10/2024) hingga Minggu, (27/10/2024), jajaran menteri, wakil menteri, kepala dan wakil kepala badan utusan khusus presiden, serta penasihat khusus presiden telah mengikuti serangkaian kegiatan seperti olahraga pagi, pelatihan baris-berbaris, dan pembekalan materi.
Materi yang disampaikan mulai dari pencegahan korupsi, perencanaan pembangunan, program makan bergizi, program hilirisasi, geopolitik, dan program-program lainnya.
Sumber dana dari pembekalan kabinet ini terus menjadi bahan perbincangan.
Sebab para petinggi yang menjadi peserta memang tidur di tenda selama berkegiatan.
Tetapi mereka juga mendapatkan fasilitas TV, AC, meja dan kursi tamu, karpet, sofa, lemari pakaian, kulkas, bahkan terdapat kamar mandi dengan shower.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus BP2MI, Abdul Kadir Karding, membocorkan bahwa seluruh kegiatan retreat selama tiga hari tersebut menggunakan biaya pribadi Prabowo dan bukan berasal dari APBN.
Tanggapan ini seakan menepis pandangan publik bahwa retreat yang dilakukan hanya bersifat membuang-buang APBN dari pajak yang dibayarkan masyarakat.
“Acara ini memang dibuat oleh Pak Prabowo, ini yang harus kita hormat apresiasi kepada beliau bahwa acara ini tidak pakai APBN. Jadi pakai biaya yang dikeluarkan sendiri oleh Pak Prabowo. Beliau serius mempersiapkan acara ini,” tutur Abdul Kadir Karding (27/10) malam.
Menteri Abdul Kadir juga menambahkan bahwa menurut Prabowo kinerja dan kerja sama kabinet harus seperti tim sepak bola yang bekerja sama mencapai tujuan satu yakni kemenangan.
Harapannya, kabinet dapat bersatu untuk pembangunan sektoral yang kuat.
“Pak Prabowo ternyata melihat kabinet harus seperti tim sepak bola, jadi super tim yang solid, yang kompak, yang cair antarmereka,” tambahnya.
Kejelasan sumber dana yang digunakan untuk retreat juga telah mendapat konfirmasi dari pihak Istana, pada Senin (28/10).
Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menjelaskan dana retreat memang berasal dari Prabowo dan telah disiapkan jauh-jauh hari bahkan satu bulan sebelum pelantikan.
"Menggunakan dana dari Pak Prabowo sendiri. Kegiatan tersebut dipersiapkan oleh beliau dan tim sejak 1 bulan sebelum dilantik,” tutur Hasan saat diwawancarai, Senin (28/10).
Munculnya penjelasan terkait sumber dana retreat dari menteri sekaligus pihak istana membuat publik mulai beralih haluan memberikan apresiasi dan tanggapan positif kepada Prabowo selaku presiden.
“Yang komen buang2 anggaran, bapak presiden gue mah pake dana pribadi ygy,” tutur akun @her***
“APBN = Anggaran Pribadi Bukan Negara. Bravo Pak Presiden,” tulis akun @alv***
“Pak Prabowo adalah seorang pemimpin yang amanah,” komentar @put***
(Rediva Novalisty)
Editor : Achmad RW