RadarJombang.id – Persoalan kemacetan lalu lintas di Jombang menjadi atensi pihak kepolisian.
Dari hasil evaluasi, beberapa titik jalan di Jombang rentan terjadi kecametan.
Salah satunya Jalan Raya Jombang-Ploso yang dinilai terlalu sempit sehingga butuh pelebaran jalan.
Kasatlantas Polres Jombang Iptu Rita Puspitasari menerangkan, sedikitnya ada lima titik jalan rawan macet di Jombang.
Namun, salah satu yang jadi atensi pihak kepolisian adalah Jalan Raya Jombang-Ploso.
”Rawan macet itu ada beberapa memang, di Jl A Yani, karena pasar, Bandarkedungmulyo ada Jembatan Kayen dan simpang rel KA, dan sepanjang jalur pintu tol Tembelang itu karena jalur sempit,” ungkapnya (27/10).
Rita menyebut, khusus di jalur provinsi Jombang-Ploso itu, memang sangat dibutuhkan penambahan lajur jalan.
Karena kondisi jalan yang ada kini memang cenderung sangat sempit.
“Sudah ada petunjuk dari bapak Kapolres Jombang, tidak ada cara lain selain menambah lajur di sana,” lanjutnya.
Selama ini, penanganan kemacetan di titik itu memang hanya bisa dilakukan dengan pola-pola seperti pengaturan lampu merah saja.
Karena selain jalurnya yang cenderung sempit dengan akses jalan yang digunakan untuk tol, jalur itu juga tak punya jalur alternatif yang memadai.
”Tidak ada jalur alternatif yang baik, seluruhnya di kiri kanan adalah jalan kampung juga,” lontarnya.
Pihaknya menyebut, permintaan pelebaran itu sudah diwujudkannya dalam bentuk pengiriman surat permohonan ke PU Bina Marga Provinsi Jatim selaku pemilik wewenang jalan.
”Kita sudah kirim surat, masih dalam kajian semoga bisa segera diupayakan. Atau paling tidak sebelum tahun baru ya ada penambahan jalur sedikit atau bagaimana,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW