RadarJombang.id - Pernah nggak sih, bangun tidur malah merasa lebih capek, meski rasanya sudah tidur lama banget?
Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas tidur kamu.
Yuk, cari tahu apa saja penyebabnya dan gimana cara supaya tidur jadi lebih nyenyak dan segar saat bangun!
Kenapa Bangun Tidur Masih Capek?
1. Inersia Tidur
Pernah merasa lesu setelah bangun meski sudah tidur cukup? Ini bisa terjadi karena inersia tidur.
Yaitu kondisi di mana tubuh masih merasa "malas" setelah bangun, terutama kalau kamu terbangun dari fase tidur dalam.
Rasa lesu ini bisa berlangsung sekitar 15-60 menit, tergantung seberapa tiba-tiba kamu terbangun.
2. Terlalu Banyak Tidur
Tidur terlalu lama juga bisa bikin tubuh merasa lelah, lho! Meski tidur itu penting, terlalu banyak tidur dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh kita.
Ketidakseimbangan ini justru membuat kamu merasa lesu dan tidak segar saat bangun.
Jadi, usahakan tidur antara 7-9 jam per malam supaya tubuh tetap berfungsi optimal.
3. Insomnia
Insomnia bisa menyebabkan kesulitan tidur atau sering terbangun di malam hari, sehingga kamu nggak mendapatkan tidur yang berkualitas.
Insomnia bisa bersifat primer (tidak terkait kondisi medis lain) atau sekunder (diakibatkan oleh masalah kesehatan seperti kecemasan, nyeri, atau penyakit lain).
4. Anemia
Kekurangan zat besi atau anemia dapat membuat kamu merasa lelah meskipun tidur cukup.
Ini karena anemia mengurangi jumlah sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga kamu merasa cepat lelah dan lesu.
Jika kamu sering merasa lelah tanpa alasan yang jelas, mungkin perlu memeriksakan kadar zat besi dan melakukan penyesuaian pola makan.
5. Kebiasaan Tidur yang Kurang Baik
Kebiasaan tidur yang buruk, seperti sering begadang, tidur di lingkungan yang bising, atau menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur, bisa mengganggu kualitas tidur.
Untuk tidur lebih nyenyak, usahakan menjaga jadwal tidur yang konsisten, jauhkan gadget satu jam sebelum tidur, dan ciptakan lingkungan tidur yang nyaman.
Tips Agar Tidur Lebih Nyenyak dan Segar Saat Bangun
- Mengatur Jadwal Tidur
Bangun dan tidur di jam yang sama setiap hari bisa membantu tubuh kamu punya ritme tidur yang teratur. Bahkan di akhir pekan, usahakan tetap mengikuti jadwal tidur yang sama.
- Ciptakan Suasana Tidur yang Nyaman
Kamar tidur yang sejuk, gelap, dan tenang akan membuat tidur lebih nyenyak. Kalau perlu, pakai penutup mata atau penutup telinga biar nggak terganggu suara bising atau cahaya.
- Batasi Penggunaan Perangkat Elektronik Sebelum Tidur
Paparan cahaya biru dari layar ponsel atau laptop bisa mengganggu produksi melatonin, hormon yang membantu tidur. Matikan perangkat setidaknya satu jam sebelum tidur.
- Penuhi Kebutuhan Nutrisi
Jika kamu sering merasa lelah, pastikan pola makanmu cukup zat besi, vitamin B12, dan nutrisi penting lainnya.
Sarapan sehat dengan makanan yang mengandung protein dan biji-bijian bisa membantu meningkatkan energi pagi hari.
- Paparan Cahaya Alami
Untuk kamu yang sulit bangun pagi, paparan cahaya alami di pagi hari bisa membantu "menghidupkan" tubuh lebih cepat.
Buka jendela, biarkan sinar matahari masuk, atau jalan-jalan di luar selama beberapa menit untuk meningkatkan kewaspadaan.
- Meditasi untuk Tidur Lebih Nyenyak
Meditasi bisa membantu meredakan stres dan membuat tidur lebih berkualitas.
Penelitian menunjukkan bahwa meditasi teratur dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Coba aplikasi meditasi seperti Headspace yang menawarkan panduan khusus untuk tidur nyenyak dan bangun pagi dengan perasaan lebih segar.
Bangun tidur yang lelah bisa terjadi karena berbagai alasan, mulai dari kebiasaan tidur yang kurang baik hingga masalah kesehatan seperti anemia.
Dengan memperbaiki pola tidur dan menjaga kesehatan tubuh, kamu bisa meningkatkan kualitas tidur dan merasa lebih segar di pagi hari. Cobalah tips-tips di atas dan rasakan perubahan positif pada tubuhmu. (Marisa Andriana)
Editor : Achmad RW