RadarJombang.id – Saat pendaftaran CPNS 2024 kurang 2 hari lagi, para pendaftar justru dihebohkan dengan erornyas itus pembelian e-meterai milik Peruri.
Kondisi ini, membuat banyak pendaftar CPNS 2024 geram atas erornya situs yang jadi harapan banyak orang itu, mengingat e-meterai, adalah salah satu kebutuhan dasar dalam pendaftaran.
Akibatnya, sejumlah pelamar CPNS terkendala untuk menyelesaikan proses pendaftaran yang tersisa dua hari ke depan.
Pantauan di situs resmi e-meterai milik Perum Peruri, yakni meterai-elektronik.com hingga pukul 14.31 WIB masih belum bisa diakses. Padahal, hal ini sudah dikeluhkan para pelamar sejak Selasa (3/9) malam.
Tak hanya itu, sejumlah situs reseller resmi e-materai Peruri juga terpantau masih error diduga karena kehabisan kuota penjualan.
Situs tersebut, berlaku untuk situs https://skillacademy.com/e-meterai dan https://emeterai.posfin.id/.
Kondisi ini, membuat banyak calo mulai beredar. Para calo menawarkan jasa ini melalui keluhan-keluhan netizen di platform X. Modusnya, mereka mengaku kelebihan membeli e-meterai.
Bahkan, salah satu akun X mengaku dia sudah menangani sebanyak 82 akun pelamar CPNS dan bisa dikerjakan maksimal 1x24 jam.
Dikutip dari Jawapos.com, akun diduga calo ini tidak menyebutkan harga jasa yang ditawarkannya, namun untuk info lebih lanjut para pelamar yang tertarik bisa menghubunginya via direct message (dm).
"Jasa ematerai cpns proses kurang lebih 8-11 jam (untuk skrg) bisa lebih cepat / lebih lambat mungkin max 1x24 jam ya tp fix bisa terpasang & verifikasi peruri. hanya untuk yang sabar. udah pasang 82 materai ya dm for info," kata akun X @fooryohanie.
Selain itu, sejumlah calo lainnya pun menawarkan jasa ini secara terang-terangan. Bahkan ia mengaku pembubuhan e-materai CPNS sudah dilakukannya secara lancar.
Baca Juga: Pemprov Jatim Buka Lowongan 8 Formasi CPNS Tenaga Kependidikan Khusus Jombang, Ini Daftarnya
"Wts aku punya sisa 3 e-materai dari Privy, barusan lancar banget pembubuhannya dan udah lolos peruri validation ya," cuit akun X @chilluvs
Kendati begitu, tindakan para calo ini dirasa merugikan bagi para pelamar lainnya.
Bahkan mereka menduga, kendala yang terjadi saat ini karena ada banyak pihak yang melakukan penimbunan e-materai.
"YaAllah sakit hati banget sampe e-Materai aja ada calo nya, ada yg nimbun dijual harga selangit. Gimana nih Peruri bukan cuma 1 orang yah yg nimbun e-materai, sampe ada yg punya stok 100 pcs. Susah banget buat hidup di negara penuh calo @PeruriDigital #eMaterai," ujar akun X @jellyfishjeyi.
Tak hanya di platform X, sejumlah calo juga menawarkan jasa pembelian hingga pembubuhan e-materai di salah satu e-commerce dengan mencantumkan biaya mencapai Rp 107.800 per materai sudah termasuk gratis pembubuhan. (jpc/riz)
Editor : Achmad RW