Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pengertian Gempa Megathrust, Dampak dan Zona yang Perlu Diwaspadai di Indonesia

Achmad RW • Kamis, 15 Agustus 2024 | 02:06 WIB
Ilustrasi zona yang kemungkinan bisa terdampak Gempa Megathrust
Ilustrasi zona yang kemungkinan bisa terdampak Gempa Megathrust

RadarJombang.id - Gempa megathrust adalah jenis gempa bumi yang terjadi di zona subduksi, yaitu wilayah di mana satu lempeng tektonik bumi menunjam di bawah lempeng lainnya.

Gempa Megathrust ini banyak dikhawatirkan karena dikenal kekuatannya yang sangat besar, sering kali mencapai magnitudo 9,0 atau lebih.

Apa Itu Gempa Megathrust? Kata megathrust berasal dari dua kata ’’mega’’ yang berarti besar, dan ’’thrust’’ yang berarti sesar sungkup.

Gempa megathrust terjadi di perbatasan antara kerak benua (continental crust) dan kerak samudra (oceanic crust).

Di zona ini, lempeng samudera yang menunjam ke bawah lempeng benua membentuk medan tegangan (stress) pada bidang kontak antar lempeng.

Ketika tegangan ini dilepaskan secara tiba-tiba, terjadilah gempa megathrust.

Dampak Gempa Megathrust:

1. Kerusakan Infrastruktur

Gempa megathrust dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan, jembatan, dan infrastruktur lainnya.

Getaran yang kuat dan durasi yang lama dapat meruntuhkan bangunan yang tidak dirancang untuk menahan gempa besar.

 

 

2. Tsunami

Salah satu bahaya terbesar dari gempa megathrust adalah tsunami.

Ketika lempeng samudra yang menunjam ke bawah lempeng benua bergerak tiba-tiba, air laut terdorong naik dan menciptakan gelombang besar yang dapat menghantam pantai dengan kekuatan destruktif.

3. Tanah Longsor

Gempa megathrust juga dapat memicu tanah longsor, terutama di daerah pegunungan atau lereng curam.

Longsoran ini dapat menimbulkan kerusakan tambahan dan menghambat upaya penyelamatan.

Potensi Megathrust di Indonesia:

Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik, memiliki beberapa zona megathrust yang aktif, termasuk di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Zona-zona ini berpotensi memicu gempa dengan magnitudo hingga 8,9.

Kerusakan yang ditimbulkan bisa sangat besar, termasuk kerugian ekonomi, korban jiwa, dan gangguan sosial yang signifikan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau aktivitas seismik di Indonesia dan memberikan peringatan dini untuk mengurangi dampak gempa megathrust.

Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan mengikuti panduan keselamatan yang diberikan oleh pihak berwenang. (riz)

Editor : Achmad RW
#zona #gempa megathrust #Diwaspadai #dampak #Indonesia #arti