Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Agen BRILink hingga BRImo Sumbang Nilai Transaksi BRI Hingga Rp 700 Triliun Lebih

Ainul Hafidz • Jumat, 26 Juli 2024 | 13:17 WIB
Layanan di salah satu AgenBRILink
Layanan di salah satu AgenBRILink

RadarJombang.id - Komitmen BRI untuk terus melayani seluruh lapisan masyarakat direalisasikan melalui strategi hybrid bank, salah satunya adalah dengan adanya AgenBRILink.

AgenBRILink terbukti mampu menjawab karakteristik nasabah mikro BRI dan saat ini memiliki peranan yang penting dalam roda perekonomian serta kehidupan masyarakat.

Hadirnya AgenBRILink memudahkan aktivitas kehidupan masyarakat Indonesia melalui fitur-fitur dan layanan BRI yang disediakan.

Seperti pembayaran tagihan listrik, air, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, serta transaksi lainnya.

"Hingga akhir Juni 2024, BRI telah memiliki 993 ribu AgenBRILink yang tersebar di lebih dari 61 ribu desa," ungkap Direktur Utama BRI Sunarso.

Jumlah tersebut tercatat telah meng-cover lebih dari 80 persen dari total desa di Indonesia.

Adapun volume transaksi AgenBRILink selama Januari-Juni 2024 telah mencapai sebesar Rp 767 triliun atau tumbuh 13,6 persen yoy.

Di sisi lain, Perseroan juga terus memperkuat ekosistem super apps BRImo sebagai salah satu strategi transformasi digital-nya untuk memberikan berbagai kemudahan masyarakat dalam bertransaksi.

"Hingga akhir Juni 2024 tercatat BRImo telah digunakan lebih dari 35,2 juta user dan berhasil mencatatkan 2,01 miliar transaksi finansial dengan volume transaksi mencapai Rp 2.574 triliun atau tumbuh 35,81 persen yoy," lanjutnya.

Selain pertumbuhan yang berkualitas, Perseroan juga terbukti mampu meningkatkan fee based income menjadi sebesar Rp 11,26 triliun.

Jumlah ini tumbuh 10,15 persen yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 10,22 triliun.

Baca Juga: Jadi Agen BRILink & UMi, Perempuan Ini Selamatkan Warga Dari Jerat Rentenir

Sunarso pun menatap paruh kedua 2024 dengan optimistis. Hal tersebut tak lepas dari kondisi likuiditas dan permodalan BRI yang memadai.

Dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank sebesar 86,59 persen, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 25,13 persen.

Dengan kondisi likuiditas dan permodalan yang memadai tersebut, ke depan BRI masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih baik. (fid/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#BRImo #Hybrid Bank #BRILink #BRI