Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tambah Dua, Jemaah Haji Asal Jombang yang Meninggal Dunia Jadi 3 Orang

Anggi Fridianto • Rabu, 26 Juni 2024 | 13:36 WIB
: Ratna Herawati anak pertama dari Djafar Achmad Sofyan 77, warga Dusun Tambakberas/Desa Tambakrejo menunjukkan foto ayahnya, Selasa (25/6).
: Ratna Herawati anak pertama dari Djafar Achmad Sofyan 77, warga Dusun Tambakberas/Desa Tambakrejo menunjukkan foto ayahnya, Selasa (25/6).

RadarJombang.id – Jumlah jemaah haji asal Jombang yang meninggal dunia di Makkah kembali bertambah.

Tambahan ini, berasal dari dua orang jemaah haji dari kloter 63 asal Jombang yang menghembuskan napas terakhir saat menjalani puncak ibadah haji dan bersiap menuju Madinah.

Dengan tambahan ini, jumlah jemaah haji asal Jombang yang meninggal menjadi tiga orang.

Hal itu, diungkap Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir, ia menyebut memang ada tambahan dua jemaah haji asal Jombang yang meninggal dunia di Makkah.

Pertama, Saeman Tarban, 72, warga Dusun Klampisan, Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan Jombang.

Kedua, Djafar Achmad Sofyan, 77, warga Dusun/Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.

”Keduanya sama-sama kloter 63,” ujar dia melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Jombang Ilham Rohim.

Dijelaskan, Saeman Tarban dinyatakan meninggal setelah mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Makkah.

Warga Desa Tondowulan ini meninggal pada Senin (24/06) pukul 15.15 waktu Arab Saudi.

”Informasi yang kami terima dari ketua kloter, almarhum meninggal dengan keluhan lemas dan sesak napas,” tambahnya.

Sedangkan Djafar Achmad Sofyan, sebelum meninggal sempat dirujuk ke ICU di RS Makkah.

Baca Juga: Sebelum Meninggal Dunia, Jemaah Haji Asal Jombang Ternyata 4 Hari Dirawat di RS

Hampir sama dengan Saeman, ia juga meninggal dengan keluhan sesak napas.

”Beliau dinyatakan meninggal dunia pada Senin (24/06) pukul 16.20 WIB. Haji Djafar dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi karena sesak napas, batuk, pneumonia dan DM T2,” papar dia.

Kedua jemaah yang meninggal dimakamkan di  pemakaman umum Syaraya Makkah.

Ia menambahkan, kedua jemaah tersebut meninggal setelah menjalani puncak ibadah haji dan bersiap menuju Madinah.

”Keduanya sudah selesai menjalani puncak ibadah haji,” papar dia.

Sementara itu, pantauan di rumah duka Djafar Achmad Sofyan di Dusun Tambakberas, Gang 2, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, tampak sejumlah tamu masih terus berdatangan untuk takziyah di rumah duka.

”Kami mendapatkan info tadi pagi (kemarin) sekitar pukul 04.40,” ujar Ratna Herawati anak pertama Djafar Achmad Sofyan.

Ia mengatakan, ayahnya berangkat haji bersama istri Masrifah dan keduanya anaknya Heri Asmawati serta Misbahudin.

”Mungkin ini sudah takdir Allah SWT,” pungkasnya. (ang/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#meninggal dunia #Makkah #jemaah haji #Jombang #bertambah