Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

PT Pos Indonesia Bakal Gantikan Ribuan Karyawannya dengan Robot Lewat Program Digitalisasi

Achmad RW • Jumat, 14 Juni 2024 | 16:51 WIB
Ilustrasi karyawan PT Pos yangpensiun akan digantikan robot
Ilustrasi karyawan PT Pos yangpensiun akan digantikan robot

RadarJombang.id - PT Pos Indonesia tengah bersiap untuk mengganti ribuan pegawainya yang memasuki masa pensiun di tahun 2024 ini.

Namun yang mengejutkan, para karyawan yang pensiun itu, disebut bakal digantikan robot.

Hal itu, diungkapkan Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi 912/6) seperti dikutip dari ANTARA.

Pihaknya menyebut, PT Pos Indonesia telah melakukan investasi besar untuk robotik dan digitalisasi sebagai upaya efisiensi perusahaan di masa mendatang.

Pihakna juga mengatakan, investasi tersebut dilakukan guna mengurangi pengeluaran tetap atau fixed cost.

Apalagi, biaya itu selama ini jadi biayapaling besar digunakan perusahaan untuk membayar gaji karyawan.

"Processing di Surabaya dan Jakarta, kita sudah menggunakan robotik," ungkapnya.

Penggunaan robotik dan digitalisasi disebutnya akan terus diperluas.

"Supaya apa, dengan robot kan lebih efisien, kerja 24 jam, tidak ada salah sortir karena human error, tidak ada rusak karena barang dilempar-lempar," ujar Faizal.

Faizal mengatakan bahwa terdapat lebih dari 1.000 karyawan PT Pos Indonesia yang pensiun.

Namun demikian, pihaknya memutuskan hanya mengganti 10 persen saja atau sekitar 100-150 karyawan baru.

Jadi menurutnya, polanya bukan karyawan tetap atau karyawan kontrak, tapi melalui kemitraan.

"Itu sangat efektif dan itu yang menyelamatkan kita," ucapnya.

Faizal menyampaikan, investasi pada robotik dan digitalisasi membutuhkan biaya yang sangat besar.

Namun, hal ini akan membuat perusahaan bertahan untuk jangka waktu yang panjang.

Karenanya, Faizal memproyeksikan bahwa pendapatan perusahaan pada 2024 tidak akan sebagus tahun lalu, di mana semester pertama mampu mencatatkan pendapatan hingga Rp2,41 triliun.

"Jadi dengan investasi di robotik, digitalisasi yang cukup memakan dana yang besar, itu akan mengurangi profitabilitas kita di tahun ini," lontarnnya.

"Tapi mudah-mudahan dalam jangka panjang, karena lebih efisien di cara mengoperasikan perusahaan ini, jadi jangka panjang nanti kembali lagi profitnya," kata Faizal. (ant/riz)

Editor : Achmad RW
#pensiun #robot #pt pos #karyawan