RadarJombang.id – Kasus polwan bakar suami di Mojokerto juga menyisakan kisah menyedihkan lainnya, yakni nasib tiga anak mereka yang masih balita.
Ketiganya, dipastikan terdampak besar kasus ini, terlebih anak kembar keduanya yang masih berusia sekitar 3 bulan.
Terlebih, setelah Briptu Rian Dwi Kurniawan alias Briptu RDW meninggal dunia karena luka bakar parah hingga 96 persen dalam kejadian itu.
Dan ibu mereka yakni Briptu Fadhilatun Nikmah alias Briptu FN kini jadi tersangka dan ditahan di Polda Jatim.
Dari data yang dihimpun, ketiga balita itu hingga kini masih menjalani penanganan dan trauma healing di RS Bhayangkara Polri di Surabaya.
Kondisi yang miris itu, bahkan membuat sejumlah polwan di Polres Mojokerto Kota ikut prihatin dengan kondisi itu.
Beberapa polwan, hamper setiap hari wara-wiri Mojokerto-Surabaya untuk membantu ketiga balita itu.
Utamanya untuk bayi yang masih membutuhkan nutrisi dan asi eksklusif itu.
''Ada yang tugasnya antar jemput ASI yang di pumping (pompa) untuk anak mbak Dila (Briptu Dila, Red) yang masih bayi,'' ungkap salah satu polisi di Polres Mojokerto Kota.
Selain antar-jemput ASI, sejumlah polwan juga turut menghimpun sumbangan untuk kelangsungan hidup ketiga buah hati Briptu Dila.
Tidak hanya dari Polres Mojokerto Kota, sumbangan juga datang dari rekan sejawat yang berdinas di beberapa daerah di Jawa Timur seperti Gresik, Jombang, dan Batu.
''Kemarin juga ada yang menyumbang untuk anak-anaknya mbak Dila yang masih kecil semua,'' tandasnya. (mjk/riz)
Editor : Achmad RW