RadarJombang.id – Proyek rehabilitasi gedung Puskesmas Blimbing Kesamben, Jombang segera dilanjutkan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang memasang target akhir bulan ini sudah tandatangan kontrak dengan pihak penyedia.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Jombang Syaiful Anwar mengatakan, kelanjutan proyek Puskesmas Blimbing memang masih berjalan.
Saat ini proyek ini telah menuju tandatangan kontrak dengan pihak penyedia.
”Sekarang sudah mau kontrak, paling tidak akhir Juni semua tahapan selesai,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Harapannya, awal Juli nanti seluruh pekerjaan sudah bisa dimulai.
Karena target akhir Agustus seluruh pengerjaan rampung.
”Kontraknya rencana selama dua bulan, sehingga September sudah bisa boyongan dan digunakan pelayanan,” imbuh dia.
Dia menyebut, pengadaan kelanjutan proyek gagal selesai itu kali ini memakai e-purchasing. Tidak lagi dilelang.
”Jadi kita pakai e-katalog provinsi, karena e-katalog di daerah tidak ada,” ujar Syaiful.
Baca Juga: Kelanjutan Proyek Puskesmas Blimbing Kesamben Buram, Dinkes Jombang: Dokumen Masih Ada Revisi
Pagu anggarannya perbaikan itu menyedot anggaran hingga Rp 520 juta.
”Teknisnya tinggal klik, tapi tetap ada negosiasi dengan penyedia. Masing-masing item kita tawarkan sesuai harga perkiraan sendiri (HPS),” tutur dia.
Dengan sistem itu maka pihaknya bisa melakukan negosiasi dengan penyedia sendiri.
”Misalkan untuk pasang atau bangun pintu Rp 100 ribu, mereka pasangnya Rp 200 ribu tetap kita tawar, terkecuali harga yang ditawarkan penyedia di bawah HPS, maka tidak ditawar lagi,” ujar Syaiful.
Pengadaan dengan menggunakan sistem e-purchasing itu menurut Syaiful juga tidak membutuhkan waktu lama.
”Istilahnya kita juga tidak beli kucing dalam karung,” pungkasnya. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW