RadarJombang.id Mojokerto terbagi menjadi dua wilayah yaitu Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto.
Meski terbagi menjadi dua wilayah tetapi Mojokerto tetap memiliki julukan Bumi Majapahit yang tidak pernah hilang dari wilayah ini.
Mojokerto memiliki julukan tersebut karena pada zaman dahulu pusat pemerintahan kerajaan Majapahit berada disini.
Karena hal tersebut Mojokerto memiliki banyak sekali situs peninggalan yang sekarang menjadi tempat wisata sejarah yang banyak dikunjungi.
Baik oleh warga lokal maupun wisatawan luar daerah bahkan luar negeri.
Berikut beberapa rekomendasi wisata bersejarah yang bisa dikunjungi di Mojokerto:
1. Candi Brahu
Candi Brahu ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 861 Saka atau lebih tepatnya pada September 939 Masehi.
Menurut informasi yang beredar di masyarakat candi ini dahulunya digunakan sebagai tempat penyimpanan abu hasil dari pembakaran jenazah di era Kerajaan Majapahit.
Tetapi hal tersebut sepertinya hanya informasi yang beredar tidak dapat dibuktikan kebenarannya, karena menurut arkeolog di Candi ini tidak ada bekas pembuangan abu.
Candi Brahu ini berasal dari kata wanaru atau waharu yang memiliki arti sebuah bangunan suci seperti yang disebutkan dalam prasasti Alasantan yang ditemukan tidak jauh dari Candi Brahu.
Candi ini terletak di Jln. Candi Brahu No.73, Siti Inggil, Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Untuk tiket masuk di situs bersejarah ini hanya dikenakan sekitar Rp 3.000 per orang.
2.Museum Gubug Wayang
Museum Gubug Wayang adalah satu-satu nya museum yang ada di Kota Mojokerto.
Museum ini terletak di Jln. RA Kartini, Margelo, Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Di dalam museum ini kalian bisa melihat berbagai macam koleksinya seperti wayang kulit, wayang golek, alat musik dan masih banyak lagi.
Harga tiket masuk ke dalam museum ini adalah Rp. 25.000 per orang.
Kalian tidak perlu khawatir karena tidak mengetahui macam-macam yang ada di dalam sana, karena terdapat pemandu yang akan menjelaskan kepada kalian dengan sangat jelas.
3.Candi Bajang Ratu
Candi Bajang Ratu termasuk salah satu situs bersejarah lainnya yang masih termasuk peninggalan Kerajaan Majapahit.
Candi ini adalah sebuah situs yang berbentuk gapura yang memiliki atap dan hiasan panil yang menurut informasi hiasan tersebut menggambarkan cerita Sri Tanjung.
Candi ini diperkirakan dibangun pada abad XIII-XIV yang tidak lain merupakan tempat pendharmaan wafatnya Raja Jayanegara pada tahun 1328 Saka.
Candi ini berada di Dusun Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan.
Harga tiket masuk untuk melihat kemegahan candi ini hanya sekitar Rp. 3.000 per orang.
4.Museum Majapahit
Berada tidak jauh dari Kolam Segaran, museum Majapahit ini memiliki akses masuk yang mudah dan juga sangat terjangkau.
Hanya perlu membayar sekitar Rp. 5.000 saja pengunjung sudah bisa menikmati berbagai macam koleksi yang ada di museum ini.
Di dalam museum ini pengunjung bisa melihat benda-benda hasil dari peninggalan Kerajaan Majapahit yang masih terjaga keaslian nya.
Museum ini terbagi menjadi dua ruangan yang bisa dikunjungi.
Ruangan pertama berisikan artefak yang memiliki ukuran cenderung kecil, mata uang, prasasti, hingga peralatan rumah tangga pada zaman Kerajaan Majapahit.
Sedangkan di ruang kedua berisikan artefak dengan ukuran lebih besar seperti arca, relief, kala, yoni, dan masih banyak lainnya.
5.Patung Budha Tidur
Patung Buddha Tidur ini berada di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Patung ini termasuk kedalam patung terbesar yang ada di Indonesia dengan ukuran 22 meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter.
Patung ini dibangun sejak tahun 1993 dan memiliki warna emas sebagai bentuk penghormatan terhadap sang Budha Gautama.
Tidak hanya bisa melihat keindahan patung ini tetapi disana juga tersedia tempat beribadah umat Budha.
Tiket masuk untuk mengunjungi patung Budha Tidur ini juga tergolong murah hanya sekitar 5.000 untuk orang dewasa dan 3.000 untuk anak-anak. (mg8/riz)
Editor : Achmad RW