RadarJombang.id – Isak tangis mewarnai pelepasan jemaah haji asal Jombang, Senin (27/5).
Ribuan jemaah yang terbagi di empat kelompok terbang (kloter) berangkat dari Pendopo Kabupaten Jombang menuju Asrama Haji Sukolilo.
Sesuai rencana, mereka akan bertolak ke Arab Saudi, Selasa (28/5).
Pantauan di lokasi, tampak ribuan jemaah mulai memadati halaman pendopo sejak pukul 05.30.
Anggota keluarga yang mengantar jemaah dilarang masuk.
Mereka hanya diperbolehkan mengantar sampai gerbang.
Sudah ada petugas yang membantu petugas menuju masing-masing bus. Tak terkecuali CJH lansia yang menggunakan kursi roda.
Pemberangkatan kloter 61 dimulai pukul 06.00.
Ribuan jemaah dilepas Kepala Kantor Kemenang Jombang Muhajir didampingi Sekdakab Agus Purnomo.
Pelepasan jemaah ditandai dengan kumandang adzan dan diiringi lafadz talbiyah.
Muhajir mengatakan, total ada 1.174 jemaah haji yang berangkat tahun ini dengan rincian 1.168 jemaah reguler dan 6 petugas haji.
Baca Juga: Antrean Haji di Jombang Kini Mencapai 35 Tahun, Daftar 2024 Berangkatnya Baru Tahun 2059
“Mereka terbagi dalam kloter 61, 62, 63 dan 64,’’ ujarnya.
Dari jumlah itu, ada 35 CJH lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
Mereka rata-rata menunaikan haji dengan bantuan kursi roda. Teknisnya nanti semua CJH lansia sudah memiliki pendamping.
”Sebelumnya ada dua yang gagal berangkat. Satunya meninggal dunia dan satunya lagi hamil. Tapi yang gagal berangkat ini sudah tergantikan semua," tuturnya.
Muhajir berharap, para CJH menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji di tanah suci.
Hal ini dikarenakan cuaca di Makkah dari informasi yang diterima mencapai 48-50 derajat celsius.
”Ya, kurangi aktivitas di luar kegiatan ibadah haji karena suhu di Makkah cukup tinggi,’’tegas dia. (ang/bin)
Editor : Ainul Hafidz