Radarjombang.id - Warga yang melintas di Jl KH Wahab Hasbullah Jombang saat malam hari harus ekstra hati-hati.
Sudah hampir dua bulan sejumlah titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalur penghubung Jombang-Babat dibiarkan mati.
Warga mengeluhkan minimnya perhatian lampu jalan terlebih memon arus mudik.
Pantauan di lokasi, Jumat (5/4) malam tampak jalanan gelap.
Beberapa titik lampu PJU padam mulai dari Desa Tambakberas hingga Desa Mojokrapak mati. ”Itu sudah hampir dua bulan ini dibiarkan mati, jadi gelap jalannya,” terang Aditiya, salah satu warga
Akibat jalanan gelap, menjadikan jalan provinsi tersebut rawan kecelakaan.
Karenanya dia berharap segera ada perbaikan lampu PJU. ”Rawan kecelakaan, beberapa hari yang lalu ada kecelakaan waktu malam karena jalanan cukup gelap,” imbuhnya.
Terlebih lagi, saat ini menjelang mudik Lebaran, jalanan ini juga merupakan akses menuju pintu tol. Sehingga lalu lintas padat.
”Pastinya jalan ini kan ramai. Karena memang ini jalan menuju tol,” pungkasnya.
Pemandangan yang sama juga terlihat di jalan raya Diwek. Sejumlah lampu PJU di jalur menuju kawasan wisata religi makam Gus Dur juga padam. Termasuk beberapa PJU di depan kantor Kecamatan Diwek.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Budi Winarno mengungkapkan, karena berada di jalan provinsi perbaikan juga ikut pemerintah provinsi.
”Tapi kita akan melakukan pengecekan. Kita juga akan membantu untuk perbaikannya agar bisa segera menyala,” pungkas Budi.(yan/naz/ang)
Editor : Anggi Fridianto