Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Mudik Lewat Tol Jombang Mojokerto, Waspadai Dua Titik Troublespot dan Blackspot Ini

Achmad RW • Sabtu, 6 April 2024 | 13:40 WIB

 

Ilustrasi tol Jombang Mojokerto. Beberapa titik ini harus diwaspadai pemudik karena jadi blackspot dan troublespot
Ilustrasi tol Jombang Mojokerto. Beberapa titik ini harus diwaspadai pemudik karena jadi blackspot dan troublespot

RadarJombang.id - Selain jalur arteri, pengguna jalan yang akan mudik melalui Jombang bisa menggunakan tol trans jawa, termasuk Tol Jombang-Mojokerto.

Bagi pengguna jalan yang akan menggunakan jalan tol Jombang Mojokerto sebagai akses mudik, ada dua blackspot dan troublespot yang harus diwaspadai.

Dua titik itu, kini jadi atensi pihak kepolisian agar tak jadi masalah saat digunakan untuk kegiatan mudik lebaran 2024.

"Kami sudah petakan, ada titik yang jadi toublespot atau rawan macet dan titik blackspot alias rawan kecelakaan," terang Kanit PJR 3 Polda Jatim AKP Yudiono.

Ia menyampaikan, troublespot itu berada di ujung pintu tol Bandarkedungmulyo dan Pintu Tol Jombang.

Sejauh ini, Yudi menyebut di kedua titik itu seringkali terjadi macet cukup panjang.

"Di Bandarkedungmulyo ada beberapa hal misalnya penyempitan jalan dan perlintasan kereta, di pintu tol Jombang juga rentan," lanjutnya.

Sedangkan khusus untuk titik blackspot alias lokasi rawan kecelakaan, Yudi menyebut ada dua titik di dalam tol.

Dua lokasi itu patut mendapat perhatian khusus.

"Yakni di KM 680 dan KM 671, dua titik itu merupakan lokasi yang rentan terjadi kecelakaan, pengguna jalan harus hati-hati," lontarnya.

Baca Juga: Astra Menyiagakan Ratusan Bengkel Siaga hingga Charging Station Selama Mudik Lebaran 2024, Simak Lokasi Lengkapnya

Ia menyampaikan, KM 680 masuk Desa Sumberejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Sementara di KM 671 itu masuk Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo. 

Menurutnya, dua titik blackspot itu merupakan lokasi yang seringkali terjadi kecelakaan dengan kondisi korban parah.

Beberapa penyebabnya, adalah kontur jalan lurus yang panjang. Selain itu sering menjadi titik lelah pengendara.

"Karenanya penting bagi pemudik atau pengguna jalan tol untuk tidak memaksakan berkendara jika sudah lelah. Silakanistirahat di rest area terdekat," tegasnya.

Senada, Kepala Departemen Operasional Astra Infra Toll Jombang Mojokerto Yuni R, menyebut dua titik pintu tol di Jombang memang berpotensi terjadi troublespot alias penyebab kemacetan.

Seperti pada akses keluar gerbang tol Jombang arah Lamongan terdapat limpahan arus cukup tinggi dari Jembatan Ploso yang baru dan arah Jombang Kota menuju tempat wisata atau tujuan silaturahmi.

"Apabila terjadi kepadatan di sini, maka pengguna jalan akan dialihkan ke gerbang berikutnya, yaitu gerbang tol Bandarkedungmulyo atau gerbang tol Mojokerto Barat," kata dia.

Selain itu, ada akses keluar gerbang tol Bandarkedungmulyo karena ada penyempitan Jembatan Kayen.

Persimpangan kereta api dan ada pertigaan di Mengkreng (kendaraan dari Kediri, Kertosono dan Jombang).

"Apabila terjadi kepadatan di sini (gerbang tol Bandarkedungmulyo, Red), maka pengguna jalan akan dialihkan ke gerbang tol Jombang atau gerbang tol Nganjuk," pungkasnya. (riz/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#troublespot #Mudik #blackspot #jombang mojokerto #Tol