Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Catat! Inilah 4 Hal Penyebab Hati Gelap dan 4 Hal Penyebab Hati Terang

M Nasikhuddin • Kamis, 21 Maret 2024 | 13:50 WIB
Ilustrasi kitab Nasoihul Ibad karangan Syekh Nawawi Al Bantani
Ilustrasi kitab Nasoihul Ibad karangan Syekh Nawawi Al Bantani

RadarJombang.id - Dalam kitab Nashaihul Ibad karya Syekh Nawawi Al Bantani, tertulis 4 hal yang membuat hati gelap juga 4 hal yang membuat hati terang.

Semua manusia, diimbau untuk menghindari 4 hal yang akan membuat hati gelap itu.

Namun, manusia juga diharap untuk terus melakukan 4 hal yang akan membuat hati terang itu.

4 hal yang menyebabkan hati gelap, yaitu: Perut kenyang tak berukuran, bersahabat dengan orang-orang zalim, melupakan dosa-dosa yang lewat dan lamunan melantur.

Sementara 4 hal yang menyebabkan hati terang adalah: Perut yang lapar karena berhati-hati, bersahabat dengan orang-orang saleh, mengingat dan menyesali dosa-dosa yang telah lewat dan pendek angan-angan

Ukuran kekenyangan perut menurut batas syariat, adalah sepertiga selera makan.

Lamunan melantur yaitu, lamunan yang mengawang jauh sampai melamunkan hal-hal yang mustahil terjadi.

Sehubungan dengan ini semua, ada sebuah hadis riwayat dari Ali, bahwa Nabi bersabda:

“Sesungguhnya perkara yang sangat aku khawatirkan atasmu, adalah dua perkara, yaitu mengikuti hawa dan panjang angan-angan. Adapun mengikuti hawa adalah menyimpang dari hak dan panjang angan-angan adalah cinta pada dunia.” (H.R. Ibnu Abu Dunya).

Abu Thayyib berkata: “Barangsiapa yang duduk bersama delapan golongan, maka Allah menambah kepadanya delapan perkara,"

yaitu:  barangsiapa duduk bersama orang-orang kaya, maka Allah menambah kepadanya cintanya pada dunia.

Baca Juga: Cara Melakukan Munajat dan Mohon Ampunan Kepada Allah Menurut Kitab Nashaihul Ibad

Barangsiapa yang duduk bersama-sama orang fakir, maka baginya akan bersyukur dan rida pada bagian dari Allah SWT yang diberikan kepadanya.

Barangsiapa yang duduk bersama sultan (penguasa), maka Allah menambah kepadanya kekerasan hati dan sombong.

Barangsiapa yang duduk bersama para wanita, maka Allah menambah kepadanya bodoh dan syahwat.

Barangsiapa yang duduk bersama anak-anak, maka dia bertambah gemar bermain-mainnya.

Barangsiapa yang duduk bersama-sama orang fasik, maka dia bertambah berani berbuat dosa dan menunda-nunda tobat.

Barangsiapa yang duduk bersama orang-orang saleh, maka dia bertambah cinta melakukan taatnya.

Dan barangsiapa yang duduk bersama para ulama, maka dia bertambah ilmu dan amalnya.” (naz/riz)

 

 

 

 

Editor : Achmad RW
#Gelap #terang #4 hal #hati #Nashaihul Ibad