Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tambah 1 Anak, Jumlah Pasien Meninggal Dunia Akibat DBD di Jombang Jadi 10 Orang

Wenny Rosalina • Sabtu, 16 Maret 2024 | 19:09 WIB
Ilustrasi korban DBD
Ilustrasi korban DBD

RadarJombang.id – Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali memakan korban jiwa di kabupaten Jombang.

Seorang anak asal Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang meninggal pada Kamis (14/3) di RSUD Jombang karena DBD.

Dengan itu, jumlah pasien meninggal dunia akibat CBC di Jombang sudah ada 10 orang.

”Ya betul, ada anak A usia 6 tahun yang meninggal Kamis pukul 12.55 WIB,” kata Direktur RSUD Jombang dr Ma’murotus Sa’diyah.

Ia menambahkan, A merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Peterongan.

Ia dibawa ke RSUD pada 13 Maret pukul 14.45 dalam kondisi Dengue Shock Syndrome (DSS). ”Dia DSS hari kelima dibawa ke RSUD Jombang,” ungkapnya.

Hingga kemarin, total sudah ada 10 pasien yang meninggal karena DBD. Seluruhnya merupakan pasien RSUD Jombang.

9 pasien di antaranya meninggal pada Februari, dan 1 meninggal Maret.

Kasus DBD di Jombang belum mereda, masih ada 23 pasien yang dirawat di RSUD Jombang. Di antaranya 3 orang dewasa, 20 anak-anak.

Sebanyak 13 pasien anak dirawat di ruang Srikandi dan delapan anak masih memerlukan perawatan intensif di ruang PICU.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Jombang Syaiful Anwar membenarkan jika satu pasien DBD meninggal setelah sehari mendapatkan perawatan di RSUD Jombang.  

Baca Juga: Dua Kecamatan di Jombang Jadi Atensi Khusus Pemerintah Karena Lebih dari 10 Warganya Terjangkit DBD, Ini Rinciannya

Sepanjang 2024, ada 390 warga yang terserang IVD, dan 148 di antaranya dinyatakan positif DBD.

”Yang 10 meninggal dunia, puncaknya sudah pada Februari kemarin, tapi harus tetap waspada,” jelasnya.  (wen/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#dbd #meninggal dunia #Jombang #Pasien