Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Fakta Baru Kasus Tanah Gerak Wonosalam Jombang: 15 Rumah Dinyatakan Rawan Bencana Merah, Tak Layak Lagi Dihuni

Achmad RW • Sabtu, 9 Maret 2024 | 13:20 WIB
Kondisi ruah warga yang rusak gegara tanah gerak di Wonosalam, Jombang membuat warga terpaksa mengungsi
Kondisi ruah warga yang rusak gegara tanah gerak di Wonosalam, Jombang membuat warga terpaksa mengungsi

RadarJombang.id - Kasus tanah gerak di Dukuh Sumberlamong, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang yang merusak 10 rumah terus berlanjut.

Ada fakta baru yang diungkap BPBD Jombang soal kondisi tanah di 15 dari 10 rumah yang sudah terdampak tanah gerak di Wonosalam, Jombang.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang Bambang Dwijo Pranowo menjelaskan, ada 15 rumah ditetapkan sebagai kawasan bencana merah atau terbatas tetap di dusun itu.

Hal itu, didasarkan pada studi yang telah dilakukan pada kontur tanah wilayah setempat di tahun 2023 lalu.

"Dari studi yang dilakukan tahun 2023 itu, kondisinya ditetapkan siaga bencana merah dan siaga bencana kuning, yang masuk merah ada 15 rumah," ungkapnya melalui Stevy Maria, Supervisor Pusdalops BPBD Jombang.

Pepi, sapaan akrabnya menyebut 15 rumah yang masuk kawasan rawan bencana merah itu, termasuk 10 rumah yang mengalami retak dan ambles, Kamis (7/3).

Dengan status itu, pihaknya menyebut lokasi itu sebenarnya tak bisa lagi dengan bebas dihuni manusia.

“Konsekuensinya masyarakat harus waspada. Tidak boleh ada pendatang keluar masuk, yang bertahan juga harus waspada,” lanjutnya.

Setelah melakukan peninjauan, 10 rumah itu dipastikan tak bisa ditempati lagi.

Untuk rekomendasi memang butuh penanganan lebih lanjut seperti relokasi.

Karena itu warga yang terpaksa keluar dari rumahnya harus ditampung di sejumlah pengungsian, sembari menunggu tindaklanjut.

Baca Juga: Rumah yang Rusak Gegara Tanah Gerak di Wonosalam Jombang Sudah Pernah Jadi Objek Penelitian BPBD

“Posko siaga juga berdiri di dekat lokasi untuk menjaga kejadian serupa di sekitarnya,” imbuh dia.

Terlebih dengan kondisi curah hujan yang masih tinggi, potensi kejadian serupa di titik rumah lain masih sangat terbuka.

“Petugas siaga di lokasi, kalau memang dinilai membahayakan warga yang masih bertahan akan diajak mengungsi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ada 10 rumah di Wonosalam, Jombang yang rusak berat terdampak bencana tanah gerak.

Kejadian itu, berlangsung Kamis (7/3) dini hari dan sempat membat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Kini, ada 12 KK atau 34 orang terusir dari rumahnya dan sementara mengungsi di sejumlah rumah saudara terdekatnya. (riz/bin/riz)

Editor : Achmad RW
#Tanah Gerak #Jombang #Merah #Rawan bencana #Wonosalam