Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Waspada! Sepanjang Februari Sudah Ada 4 Korban Meninggal Dunia Akibat DBD di Kabupaten Jombang

Wenny Rosalina • Kamis, 22 Februari 2024 | 15:04 WIB
Ilustrasi korban DBD
Ilustrasi korban DBD

RadarJombang.id - Sebulan terakhir, DBD sudah merenggut 4 nyawa di Kabupaten Jombang.

Masyarakat, juga diminta terus waspada agar penularan penyakit DBD ini bisa terus ditekan.

Pemberantasan nyamuk yang jadi penyebar DBD ini, juga harus terus ditekan agar tak terus berkembang.

Dari data yang dihimpun RadarJombang.id, satu mahasiswa di Jombang meninggal awal Februari 2024 karena DBD.

Korban DBD ke-2 di Jombang, adalah Fahmi, siswa SD asal Betek, Mojoagung yang meninggal 17 Februari.

Korban DBD di Jombang ke-3, adalah siswa kelas 5 SD asal Desa Palrejo, Kecamatan SUmobito Jombang.

Korban ke-3 ini, meninggal dunia pada Minggu (18/2) setelah 5 hari dirawat di RSUD Jombang.

Korban DBD ke-4, adalah balita Marvelo meninggal  yang meninggal pada Selasa (20/2) malam.

Hingga kemarin, Dinas Kesehatan Jombang masih menelusuri penularan DBD di Kabupaten Jombang.

"Jika tertular di lingkungan sekitar, maka fogging akan dilakukan untuk mencegah DBD terus menyebar," terang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jombang, Haryo Purwono

Namun, jika bukan tertular dari lingkungan tempat tinggal, maka upaya pencegahan cukup efektif dengan pemberantasan sarang nyamuk.

Baca Juga: Kasus DBD di Mojoagung Jombang Makin Luas: 6 Anak Terjangkit, 1 Meninggal Dunia, 1 Balita Kritis di RSUD Jombang

’’Kalau mau fogging juga boleh tapi mandiri,’’ lanjutnya. (wen/jif/riz)

Editor : Achmad RW
#dbd #meninggal dunia #Jombang #korban