Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pilih tanam Ubi Jalar ketimbang Padi Saat Musim Penghujan, Ini Alasan Unik Petani di Jombang

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 24 Januari 2024 | 13:50 WIB
Petani di Desa Kauman, Ngoro, Jombang memilih menanam ubi jalar daripada padi saat musim penghujan
Petani di Desa Kauman, Ngoro, Jombang memilih menanam ubi jalar daripada padi saat musim penghujan

RadarJombang.id - Memasuki musim penghujan, sejumlah petani di Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Jombang justru memilih tanam ubi jalar.

Bagi petani di Kauman, Ngoro Jombang, selain mudah dan tidak membutuhkan biaya tinggi, harga jual ubi jalar juga mulai meningkat dibanding dua tahun lalu.

”Kalau musim penghujan memang sengaja menanam ubi jalar, karena tanamannya tahan air,” ujar Nurul salah seorang petani.

Menurutnya, perawatan ubi jalan lebih mudah, tidak membutuhkan pupuk dalam jumlah banyak.

Berbeda dengan menanam padi. ”Kalau padi butuh pupuk banyak, ubi jalar sedikit,” ungkapnya.

Ia menyebut, luas lahan yang ditanami ubi jalar 2.800 meter persegi.

Dari area seluas itu hanya membutuhkan pupuk kurang lebih 20 kilogram sampai panen.

”Jadi biaya tanamnya juga tidak banyak,” beber dia.

Hasil panen yang didapatkan juga cukup banyak. Dalam sekali panen bisa menghasilkan 4 ton ubi jalar.

”Paling jelek dapat 2 ton kalau tanam ubi, daripada padi,” katanya.

Sementara, harga jual ubi jalar sampai sekarang tergolong tinggi. Bahkan, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Petani Tomat di Jombang Full Senyum, Ini Penyebabnya

”Dulu hanya Rp 1.000 per kilogram (Kg) sekarang menjadi Rp 4 ribu per Kg,” pungkasnya. (yan/bin/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#petani #Jombang #musim penghujan #padi #Tanam #ubi jalar