RadarJombang.id – Dua proyek strategis daerah 2023 di Kabupaten Jombang, gagal selesai hingga akhir tahun.
Dua proyek strategis daerah 2023 yang gagal itu, adalah pembangunan sentra pedagang kaki lima (PKL) di Jl KH A Dahlan dan proyek rehabilitasi pembangunan Puskesmas Blimbing Kesamben.
Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang Supradigdo mengatakan, proyek tahun lalu yang tidak selesai hingga tutup tahun memiliki problem berbeda.
Untuk pembangunan sentra PKL di Jl KH A Dahlan, tak selesai sesuai kontrak 14 Desember.
Saat ini pengerjaan masih berjalan lantaran pihak rekanan masih diberi kesempatan perpanjangan hingga 12 Januari 2024.
Sehingga, proyek bersumber APBD 2023 sebesar Rp 8,1 miliar ini menyisakan waktu kurang dari dua minggu.
”Untuk PKL sebenarnya masih ada lanjutan di area playground tahun ini,” imbuh dia.
Namun pihaknya tidak berani memastikan karena kendala yang dialami rekanan proyek hingga pengerjaan melampaui tahun anggaran.
Sedangkan satunya, paket proyek tidak selesai, rehabilitasi pembangunan Puskesmas Blimbing Kesamben yang sudah diputus kontrak.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo, mengaku pengerjaan pembangunan sentra PKL masih berjalan sampai 12 Januari 2024.
“Mohon doanya saja yang terbaik,” pungkasnya.
Baca Juga: Terulang Kembali! Proyek Molor Milik Pemkab Jombang Justru Diberi Adendum Hingga Tahun 2024
Seperti diketahui, Pemkab Jombang menetapkan 13 paket fisik masuk proyek strategis daerah 2023.
Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan 13 paket fisik itu mencapai Rp 52,2 miliar dari APBD Jombang.
Dari 13 paket itu, dua di antaranya meliputi pembangunan sentra PKL di Jl KH A Dahlan dan rehabilitasi gedung Puskesmas Blimbing Kesamben. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW