JOMBANG – Banyak difabel atau penyandang disabilitas di Jombang yang menaruh harapan pada pasangan Ganjar Pranowo Mahfud MD. Utamanya dalam keterlibatan dalam pembangunan.
Hal itu, diungkapkan Faizudin fil Muntaqobat, salah satu pemerhati dan aktivis difabel Jombang.
Menurutnya, dari lima organisasi difabel di Jombang, yakni PPDI, IPC, PERTUNI, GERGATIN, KVD dan NPC, banyak diantaranya menaruh harapan besar pada pasangan Ganjar-Mahfud.
’’Mereka rata-rata menaruh harapan kepada Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Mereka ingin ketemu dan menyampaikan beberapa poin yang mereka harapkan,’’ ungkap Faiz.
Di antaranya, harapan agar kalangan difabel dilibatkan lebih aktif dalam pembangunan. Baik dalam perencanaan maupun pembahasan.
’’Seperti dilibatkannya kalangan disabilitas pada Musrenbangdes (musyawarah rencanan pembangunan desa) sampai Musrenbang kabupaten. Ini kan belum. Kebanyakan desa di Jombang belum melakukannya,’’ urainya.
Padahal, menurut Faiz, hal itu sudah dilakukan Ganjar saat memimpin Jawa Tengah.
Hal itu, disebut Faiz sangat krusial karena pada dasarnya banyak kalangan difabel yang tak mendapat akses layak karena kurang terlibat dalam proses perencanaan.
’’Itu juga sesuai programnya Pak Ganjar. Yakni memastikan hak disabilitas, sampai pada tingkat desa, yang mungkin sampai hari ini belum banyak dilakukan pemerintah,’’ tambahnya.
Ganjar sendiri, sempat mengutarakan dukungannya pada komunitas disabilitas saat hadir, di Loka Bina Karya, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/12).
’’Di kota besar, teman-teman disabilitas bisa akses pendidikannya sampai S2 dan S3. Ini perlu kepedulian dari pemerintah,’’ kata Umar Fauzan salah satu partisipan dalam kegiatan itu.
Baca Juga: Begini Dukungan Nyata Kiai Kampung Jombang-Mojokerto untuk Ganjar-Mahfud
Ganjar mengatakan, akses pendidikan sangatlah penting bagi semua kalangan, begitu juga dengan kelompok disabilitas.
’’Kalau anak-anak ini punya prestasi bagus, dia bisa sampai S3. Tidak peduli apakah dia selama ini yang mengikuti jalur biasa atau berkebutuhan khusus,’’ tegas Ganjar.
’’Negara memberikan jaminan itu tidak pandang bulu,’’ sambung politisi PDI Perjuangan itu.
Dikatakan Ganjar, sejatinya aturan bagi para disabilitas untuk mendapatkan akses yang merata sudah ada. Tinggal bagaimana melaksanakan aturan itu secara baik dan benar.
Baca Juga: Partai hingga Relawan di Jombang Gotong Royong Bantu Pemenangan Ganjar-Mahfud
Ganjar mencontohkan, ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dia mempunyai pengalaman memprioritaskan penyandang disabilitas, kaum perempuan dan anak-anak, saat menyusun program pembangunan.
’’Saya sudah pengalaman ketika Musrenbang melibatkan mereka dan menjadi kelompok pertama menyampaikan pendapat,’’ paparnya. (riz/jif/riz)
Editor : Achmad RW