Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

MRI Breast Pada Kasus Kanker Payudara

Achmad RW • Sabtu, 9 Desember 2023 | 14:30 WIB
Opini di Jawa Pos Radar Jombang
Opini di Jawa Pos Radar Jombang

MRI Breast merupakan teknik pencitraan yang sangat sensitif untuk deteksi kanker payudara, penyakit yang termasuk salah satu jenis kanker paling umum di dunia.

Teknik ini menggunakan modalitas MRI (Magnetic Resonance Imaging) bersama dengan injeksi obat kontras untuk menghasilkan gambaran yang jelas dari jaringan payudara.

Keunggulan MRI Breast dalam manajemen kanker payudara terletak pada kemampuannya terutama dalam mendeteksi tumor-tumor kecil yang mungkin tidak terdeteksi melalui metode lain.

Seperti mamografi atau USG, serta memberikan informasi yang sangat detail tentang morfologi dan vaskularisasi tumor, yang sangat membantu dalam perencanaan terapeutik.

MRI Breast dapat mengungkapkan keberadaan lesi multifokal dan multicentrik, yang mungkin tidak terdeteksi dengan metode pencitraan lainny.

Memungkinkan penilaian yang lebih komprehensif terhadap penyakit dan memandu keputusan bedah, seperti memilih antara lumpektomi atau mastektomi.

Meskipun MRI Breast memiliki sensitivitas yang tinggi, penggunaannya lebih sering direkomendasikan untuk wanita yang memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara.

Tidak semua wanita menjalani MRI Breast sebagai bagian dari skrining kanker payudara rutin. Hal ini dikarenakan biaya yang tinggi dan ketersediaan yang terbatas di beberapa wilayah.

Oleh karena itu, MRI Breast biasanya disediakan untuk kasus-kasus tertentu, seperti pada pasien dengan risiko tinggi atau ketika hasil dari metode pencitraan lainnya tidak konklusif.

Persiapan untuk pemeriksaan MRI Breast melibatkan beberapa langkah, termasuk persiapan pasien, alat, bahan, dan penerapan protokol pemeriksaan yang tepat.

Protokol akuisisi gambar untuk MRI payudara biasanya mencakup teknik T2-weighted yang memberikan gambaran yang baik tentang perbedaan antara jaringan normal dan abnormal;

Baca Juga: Implikasi Teori Belajar terhadap Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren

Multiphase T1-weighted yang digunakan untuk menilai vaskularisasi dan penyebaran kontras; dan Diffusion-weighted imaging yang membantu dalam menilai integritas seluler.

Setiap teknik ini memberikan informasi yang berbeda dan berguna untuk diagnosis yang komprehensif.

Salah satu keuntungan tambahan dari MRI Breast adalah bahwa metode ini tidak melibatkan penggunaan radiasi.

MRI Breast juga menawarkan keamanan tambahan bagi pasien, terutama bagi mereka yang memerlukan pemantauan jangka panjang atau berulang.

Keamanan ini penting karena mengurangi paparan radiasi kumulatif yang bisa berisiko terhadap kesehatan.

Terutama pada wanita dengan mutasi genetik yang meningkatkan risiko kanker payudara, seperti BRCA1 atau BRCA2.

Selain itu, MRI Breast juga berperan dalam memantau respons terhadap kemoterapi neoadjuvant.

MRI juga berguna dalam mendeteksi kekambuhan kanker payudara atau sisa tumor setelah operasi. (*)

  

Penulis:
Putri Aida Yasmin, Inas Al Azizu Isyraq, Cindy Stevania, Cherise A. M, Roechan Elfin P
Mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan
Universitas Airlangga 

Editor : Achmad RW
#kanker #payudara #mri #breast #risiko