JOMBANG – Proyek jalan cor ruas Mojoagung-Mojoduwur Jombang dipastikan tak akan dilengkapi perbaikan drainase.
Tak ada drainase dalam proyek jalan cor Mojoagung-Mojoduwur itu, karena kondisi anggaran mepet.
Jika tidak ada perubahan, perbaikan saluran drainase baru untuk jalan cor Mojoagung-Mojoduwur dilakukan tahun depan.
Pantauan di lokasi, tampak petugas memberlakukan buka tutup jalur untuk mengatur lalu lintas di ruas Mojoagung – Mojoduwur.
Hanya kendaraan roda empat dan roda dua yang diizinkan melintas di lajur timur. Sedangkan kendaraan besar dialihkan ke jalur lain.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bayu Pancoroadi mengatakan, sampai sekarang pengecoran sisi barat jalan telah dimulai.
Progres pekerjaan pengecoran jalan kabupaten itu, juga sudah mencapai 70 persen.
Pekerja hanya mengerjakan proyek cor jalan. Sedangkan, rencana perbaikan drainase baik yang berada di sisi timur dan barat tak bisa dilanjutkan tahun ini.
”Kalau drainase tidak bisa tahun ini. Insya Allah akan kita laksanakan di 2024,’’ jelasnya.
Alasannya, anggaran yang dimiliki tidak cukup. Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk menggarap drainase Rp 1 miliar lebih.
Anggaran sebesar itu, disebutnya diperlukan untuk membuat saluran dengan U-ditch. “Makanya tidak bisa ditututaskan tahun ini,’’ papar dia.
Baca Juga: Viral, Proyek Cor Beton yang Masih Basah di Mojoagung Dilindas Bentor Hingga Truk
Meski perbaikan saluran drainase tak bisa dikerjakan tahun ini, Bayu mengaku sudah sosialiasi kepada warga secara persuasif.
Dari pertemuan yang digelar bersama warga, pemdes setempat dan Forkopimcam sudah sepakat.
”Sosialiasi sudah kita lakukan dan warga sudah memahami,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW