Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Mahasiswa UNP Kediri Gelar Pelatihan di Desa Jatiduwur, Jombang

Anggi Fridianto • Senin, 9 Oktober 2023 | 13:28 WIB
Pelatihan Tari Bedoyo oleh mahasiswa UNP Kediri di Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben, Jombang.
Pelatihan Tari Bedoyo oleh mahasiswa UNP Kediri di Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben, Jombang.

JOMBANG - Mahasiswa UKM Tari Karawitan Ghitanala Nusantara Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri melaksanan program penguatan kapasitas (PPK) organisasi mahasiswa (Ormawa) di Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Kegiatan program kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi (kemendikbudristek) ini berlangsung sejak Juli hingga November 2023.

Dosen UNP Kediri, Wahyudi MSn, menyampaikan, implementasi program PPK Ormawa terdiri dari 16 topik pengabdian masyarakat.

Mahasiswa UKM TK UNP Kediri memilih topik desa seni budaya dengan memilih Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben sebagai mitra.  

’’Desa Jatiduwur memiliki potensi kesenian wayang topeng yang bisa dikembangkan. Baik dalam bentuk kualitas sajian pertunjukan, pembuatan produk bernilai jual seperti membuat kaos wayang topeng Jatiduwur, souvenir dan lain sebagainya,’’ terangnya.

Peserta mengikuti pelatihan dengan antusias. Rinciannya, karang taruna 25 orang dan ibu-ibu PKK 15 orang. ’’Ada beberapa pelatihan yang dilaksanakan,’’ ucapnya.

Di antaranya, latihan pembuatan sajian pertunjukan wayang topeng Jatiduwur dengan melibatkan generasi milenial.

Pelatihan pembuatan kaos berbasis wayang topeng Jatiduwur. Pelatihan pembuatan topeng dan souvenir.

Serta pelatihan pemasaran produk dan manajemen organisasi kemasyarakatan.

Tujuan program itu, menjadikan masyarakat semakin berdaya dengan mengoptimalkan potensi desa yang ada.

’Dengan meningkatkan kualitas SDM, maka berpotensi untuk dapat meningkatkan value dari desa tersebut.

"Kami berharap, Desa Jatiduwur menjadi desa seni budaya yang senantiasa melestarikan dan mengembangkan potensi seni yang dimiliki," imbuhnya.

Potensi seni, tidak hanya tentang sajian pertunjukan, tetapi juga mampu membuat kreasi produk berupa kaos, souvenir.

"Yang jelas sejumlah hal dapat memiliki nilai jual untuk eksistensi kelompok karang taruna dan ibu PKK,’’ paparnya. (ang/jif/riz)

Editor : Achmad RW
#Universitas Nusantara PGRI #Jombang #jatiduwur #kediri