JOMBANG – Kejuaraan karate Jombang Open di GOR Merdeka, 21-22 Oktober, dipastikan meriah. Ratusan karateka tuan rumah dipastikan turun gelanggang.
’’Kejuaraan nasional ini kesempatan emas bagi para karateka untuk menambah jam terbang. Makanya kita mendorong semua karateka ikut,’’ kata Kwat Prayitno, ketua harian Forki Jombang, kemarin.
Bahkan, karate pemula pun bisa ikut. ’’Ada kategori festival. Jadi karateka yang baru enam bulan latihan pun bisa ikut. Asal sudah menguasai kata (seni) dasar,’’ terangnya.
Kategori festival hanya mempertandingkan nomor kata (seni). Rinciannya, untuk TK ada empat kelas.
SD kelas 1-3 enam kelas. SD kelas 4-6 delapan kelas. SMP delapan kelas, SMA sembilan kelas, dan mahasiswa/umum sembilan kelas.
Sementara kategori open, pada usia dini akan dipertandingkan delapan kelas. Pra pemula 10 kelas, pemula 13 kelas, kadet 11 kelas, junior 13 kelas, dan U-21 sampai senior 15 kelas.
Juga ada best of the best, empat putra dan empat putri.
Kategori kata perorangan, kumite pra pemula-pemula, kumite kadet-junior, dan kumite U-21 sampai senior.
’’Total ada 118 kelas yang nanti dipertandingkan,’’ kata Budiyanto, ketua panitia. Memperebutkan piala Jenderal (purn) Widjojo Soejono XVI, Gubernur Jatim XIX dan Bupati Jombang XXI.
Ujian kenaikan tingkat di Dojo Mahameru, Minggu (6/8), diikuti 523 karateka dari 26 ranting atau klub. Mereka semua bisa ikut Jombang Open.
’’Jombang Open bisa dijadikan ajang evaluasi hasil latihan selama ini. Juga untuk memompa semangat karateka agar semakin giat berlatih,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW