JOMBANG - Langkah Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Jombang membuat tumpeng ikan lele terbanyak mendapat apresiasi dari Bupati Mundjidah Wahab dan Representatif MURI Sri Widayati.
Tumpeng terbesar inipun terbukti akhirnya dikonsumsi banyak warga.
”Jadi kegiatan ini sekaligus program penanganan stunting dan gizi buruk serta promosi peningkatan konsumsi ikan ke masyarakat,” kata Bupati Mundjidah Wahab.
Pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan DKPP Jombang, sebagai upaya menindalanjuti gemar makan ikan (gemarikan).
Dengan gerakan ini diharapkan bisa berdampak signifikan. Selain masyarakat gemar makan ikan juga berdampak kepada pembudidaya ikan.
”Karena dari dinas tidak hanya menyajikan berupa ikan digoreng, ada juga olahan ikan,” imbuhnya.
Terlebih, selama ini, DKPP Jombang sudah melakukan pembinaan. Baik bagi pembudidaya maupun pengolah hasil ikan.
”Apalagi ikan kaya kandungan vitamin juga bisa meningkatkan kecerdasan dan mencegah terjadinya stunting,” urai Mundjidah.
Senada, Representatif MURI Sri Widayati mengapresiasi tumpeng ikan lele terbesar yang berjumlah 4.000 ekor.
Tinggi 4,2 meter dengan keliling lingkaran 8,5 meter. ”Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya, semoga membawa berkah, kebutuhan gizi dan protein masyarakat terpenuhi,” katanya.
Menurut dia, tumpeng yang biasanya berisi nasi, di Jombang begitu unik. Sebab semua berisikan ikan lele.
”Langsung dinikmati secara bersama-sama,” pungkas Sri. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW