JOMBANG – Tumpeng ikan lele yang memecahkan rekor MURI di Alun alun Jombang, kemarin (23/9) menyita perhatian masyarakat.
Tumpeng dengan tinggi 4,2 meter dengan lingkaran 8,5 meter itu diisi 4.000 ekor ikan lele.
Tujuannya, untuk sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (gemarikan).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Jombang Nurkamalia mengatakan, tumpeng ikan lele tercatat menjadi tumpeng ikan terbesar dan berhasil memecahkan rekor Muri.
”Alhamdulillah hari ini (kemarin) kita punya tumpeng terbesar dengan jumlah 4.000 ekor lele dan tercatat rekor MURI,” katanya usai acara penyerahan piagam penghargaan.
Dalam event ini, pihaknya selain mempersiapkan tumpeng besar juga tumpeng kecil. Disajikan kepada seluruh peserta, jumlahnya juga mencapai 4.000 ekor ikan.
Meski yang disajikan terdapat ikan patin, bawal hingga mujair, namun paling banyak ikan lele.
”Jadi ada tumpeng kecil juga, kita sediakan untuk 2.000 siswa. Lalu di undangan VIP ada 20 tumpeng, masing-masing tumpeng sebanyak 105 ekor ikan,” imbuh dia.
Tumpeng besar berada di podium Alun alun Jombang. Sementara tumpeng kecil yang disiapkan untuk ribuan siswa berada di Jl Bupati RAA Soeroadiningrat.
Tumpeng berukuran besar kemudian jadi rebutan warga usai piagam penghargaan diserahkan pihak Muri kepada Bupati Hj Mundjidah Wahab.
Dijelaskan, ada banyak alasan dibuatnya tumpeng ikan lele tersebut. Salah satunya, menyosialisasikan agar masyarakat gemar makan ikan.
”Apalagi tumpeng itu biasanya pakai lauk ayam, kalau tidak begitu daging,” tutur Nurkamalia.
Menurut dia, banyak manfaat warga mengonsumsi ikan. Mengandung protein tinggi juga mencegah terjadinya stunting.
”Ikan selain mengandung protein tinggi, juga asam amino dan DHA bagus, lalu harganya lebih murah dan non kolesterol,” tegas dia.
Sehingga dalam pemecahan rekor itu pihaknya mengundang ribuan siswa sekolah sekitar.
”Karena mereka ini calon bapak ibu, selain kita sajikan lauk berupa ikan, juga ada olahan ikan. Supaya mereka lebih menyukai makan ikan,” tutur Nurkamalia.
Diharapkan, dengan keberhasilan mencatat rekor MURI ini masyarakat ke depan semakin gemar makan ikan.
”Membuat tempung nanti lauknya dari ikan, karena ikan sangat bagus bagi masyarakat. Mulai dari ibu hamil, balita sampai lansia,” ujar dia.
Ikan yang disajikan dalam pemecahan rekor itu berasal dari pembudidaya asli Jombang yang jumlahnya mencapai ratusan.
”Jadi kami kerjasama dengan pembubidaya ikan terutama lele, karena jumlahnya cukup banyak sampai 200 pembudidaya. Setiap tahun panen sekitar 14.000 ton ikan,” bebernya.
Bupati Jombang Mundjidah Wahab setelah menerima piagam penghargaan dari MURI, diikuti Kepala DKPP Jombang Nurkamalia bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD di lingkup Pemkab Jombang foto bersama. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW