JOMBANG - Kecamatan Perak, Kecamatan Sumobito, Kecamatan Peterongan, Kecamatan Megaluh dan Kecamatan Tembelang adalah termasuk wilayah kecamatan penyangga kota.
Selama 5 tahun kepemimpinan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah, pengembangan dan peningkatan kualitas ekonomi dan pembangunan terus dilakukan Pemkab Jombang di 5 kecamatan itu.
1. Kecamatan Perak
SASARAN prioritas pembangunan Pemkab Jombang di Kecamatan Perak ditujukan pada peningkatan pembangunan pasar tradisional.
Pembangunan pasar Perak bertujuan memajukan perekonomian dan memberikan kenyamanan berbelanja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berujung pada meningkatnya Penghasilan Asli Daerah (PAD).
Camat Perak Supriyono mendukung program peningkatan PAD tersebut dengan memperkuat eksistensi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Perak Sejahtera yang menaungi seluruh desa di wilayah Kecamatan Perak.
“Keberadaan BUMDesma memiliki potensi luar biasa untuk menggerakkan perekonomian di desa, ke depan kami akan membuat terobosan baru dengan kegiatan dan program yang semakin produktif,” pungkasnya.
2. Kecamatan Sumobito
PEMKAB Jombang membangun sentra IKM slag aluminium di Desa Kendalsari dan Desa Bakalan guna meningkatkan daya saing produksi di bidang slag aluminium.
Pembangunan IKM slag aluminium Desa Kendalsari merupakan pabrik kedua setelah sentra IKM Slag Aluminium Desa Bakalan yang dinilai pemerintah pusat berhasil.
Pembangunan tersebut upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, serta turut menyumbang perputaran ekonomi di Jombang.
Dengan sarana pengolahan logam yang difasilitasi pemerintah pusat ini diharapkan menjadi awal pertumbuhan ekonomi di bidang industri olahan logam di Jombang.
“Para pelaku usaha yang telah terfasilitasi dan tergabung dalam Koperasi Berkah Logam diharapkan mampu menata managemen usaha masing-masing dengan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan masyarakat, serta Pemkab Jombang,” tutur Heru Cahyono Ssos, MSi Camat Sumobito.
3. Kecamatan Peterongan
PERAN serta Pemkab Jombang di Kecamatan Peterongan terlihat di berbagai aspek. Di antaranya di bidang infrastruktur dengan pembangunan jembatan Bongkot sebagai sarana akses utama yang menghubungkan beberapa desa menuju wilayah utara menyeberangi sungai Konto.
Bidang pemberdayaan ekonomi kreatif dengan adanya pembentukan "Srikandi" Kelompok Wanita Tani Morosunggingan yang berkonsentrasi di bidang urban farming budidaya hidroponik berstandar supermarket.
Serta program sosial budaya bekerjasama dengan Baznas Kecamatan Peterongan guna menyalurkan sumbangan dan bantuan masyarakat Peterongan berupa khitan masal, sembako, alat pendengaran, kursi roda dan kaca mata.
Selain itu adanya posyandu kesehatan jiwa di Desa Bongkot dinilai sebagai Inovator Posyandu Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat di Provinsi Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur 2021.
Camat Peterongan M Eryk Arif SSTP, MM menegaskan komitmennya dalam mengawal setiap program dan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Peterongan.
“Di antaranya pemeliharaan jalan aspal di Pasar Peterongan ke selatan hingga Desa Tugusumberjo, hotmix jalan di Terminal Kepuhsari hingga ke utara Desa Kebontemu serta hotmix dari Desa Ngrandu Lor hingga ke Desa Bongkot, PJU Jl Kol H Ismail sampai ke Ngrandu Lor. Termasuk pembangunan Puskesmas Peterongan yang sangat representatif melalui anggaran DAK 2020,” tambahnya.
4. Kecamatan Megaluh
Kecamatan Megaluh termasuk kecamatan yang menjadi prioritas peningkatan akses transportasi.
Hal ini dikarenakan terdapat akses utama yang merupakan jalan poros antar kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Megaluh hingga pusat kota di Kecamatan Jombang.
Pemkab Jombang menangani program perbaikan dan pelebaran jalan dari Desa Sumberjo, Kecamatan Jombang hingga pusat Kecamatan Megaluh.
“Lalu lintas harian sangat tinggi, apalagi warga wilayah lain juga sering menyingkat waktu perjalanan menyeberangi Sungai Brantas melalui perahu tambangan. Sehingga pengguna jalan butuh infrastruktur jalan yang memadai,” tutur Camat Megaluh Shollahuddin SH, MSi.
5. Kecamatan Tembelang
SEBAGAI jalur utama wilayah Jombang utara Brantas dengan pusat kota, Kecamatan Tembelang menjadi target kebijakan Pemkab Jombang guna menunjang perekonomian.
Salah satunya, mengubah konsep Pasar Ngrawan dari pasar tradisional menjadi pasar dan pusat oleh-oleh khas Jombang yang akan diisi oleh BumDes di Kecamatan Tembelang.
Launching pasar dan oleh-oleh khas Jombang ini sebagai upaya meningkatkan perekonomian, dengan menampilkan produk unggulan Jombang.
Dengan penyesuaian ke depan yang ada dalam rencana jangka pendek, menengah dan panjang. Termasuk fasilitas penunjang di bidang sarana prasarana pemerintahan.
“Mobilitas lalu lintas jalur utama antar wilayah di Kecamatan Tembelang dapat dimanfaatkan warga sekitar untuk meningkatkan perekonomian,” kata Camat Tembelang Agus Santoso SSos. (dwi/bin/riz)
Editor : Achmad RW