JOMBANG – Pertandingan tinju Porprov Jatim 2023 berujung maut yang dijalani Farhat Mika Rahel Riyanto, sejatinya berlangsung sangat seru.
Ia, bahkan sempat dinyatakan unggul dalam dua ronde pertandingan tinju melawan I Putu Nandikeswara Adnya, petinju asal Kabupaten Blitar itu.
Hal itu terlihat dalam video yang dokumentasi milik panitia tinju Porprov Jatim 2023 yang didapat Jawa Pos Radar Jombang.
Video yang diambil saat ronde ketiga saat itu berdurasi 2.29 menit itu, kedua petinju masih masih terus jual beli pukulan.
Farhat yang berada di sudut merah, bahkan sempat terlihat memojokkan I Putu Nandikeswara Adnya, yang berada di sudut biru.
Namun, 30 detik sebelum Farhat pingsan, ia sudah mulai kelihatan lemah, namun tetap meladeni pukulan lawan. Pertandingan itu. juga sudah sempat diberhentikan wasit yang memimpin.
Bahkan, ada lemparan handuk dari pelatihnya sebelum dinyatakan pertandingan itu selesai. Beberapa detik kemudian barulah Farhat terjatuh pingsan.
”Setelah Farhat pingsan dan dirasa tim medis butuh pertolongan, langsung dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan pertandingan berjalan kembali,” M Jono, LO cabang olahraga tinju Jombang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Farhat Mika Rahel Riyanto satu atlet tinju peserta Porprov Jatim 2023 di Jombang meninggal dunia.
Saat itu, Farhat Mika Rahel Riyanto petinju Bondowoso, sedang bertanding di kelas 46 kilogram melawan I Putu Nandikeswara Adnya, petinju asal Kabupaten Blitar di partai ke empat.
Mulanya, pertandingan berjalan lancar, bahkan Farhat dinilai lebih dominan dibandingkan lawannya.
Namun, pada ronde ketiga yang merupakan ronde terakhir, ia pingsan diatas ring. Petugas kesehatan bertindak cepat memberikan pertolongan, dengan membawanya ke RSUD Jombang. (wen/riz)
Editor : Achmad RW