Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kekosongan Pejabat Eselon III di Jombang Bakal Diisi Bersamaan dengan Pelantikan JPTP

Anggi Fridianto • Selasa, 29 Agustus 2023 | 14:18 WIB

 

Ilustrasi mutasi pejabat
Ilustrasi mutasi pejabat

JOMBANG – Setelah hasil seleksi terbuka pengisian tiga jabatan eselon II dikirim ke KASN dan Kemendagri, pemkab juga terus memelototi penilaian kinerja pegawai.

Sebab, ada puluhan ASN di sejumlah OPD yang purnatugas, terutama pejabat eselon III yang kosong sehingga nantinya ada promosi jabatan.

”Terkait kekosongan itu akan kita lakukan pengisian bersamaan dengan pelantikan JPTP nanti,’’ ujar Sekdakab jombang Agus Purnomo kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (27/8).

Dijelaskan, saat ini sudah bekerja memetakaan beberapa pejabat yang bakal dipromosikan mengisi jabatan yang kosong.

Tim tersebut, terdiri dari dirinya selaku ketua tim, kemudian didampingi sejumlah anggota, masing-masing dari asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, dan asisten III bidang administrasi umum.

Selain itu, ada juga dari inspektorat, kepala BKPSDM berikut sekretarisnya. ”Tim sudah bekerja,” tegasnya.  

Secara pasti, Agus tak menyebutkan berapa jumlah PNS yang bakal dipromosikan untuk naik jabatan.

Namun, ia menyebut semua PNS yang masuk dalam penilaian akan dipertimbangkan lagi mulai dari kompetensi, rekam jejak, dan prestasi mereka selama mengabdikan diri sebagai pelayan publik.

”Selain itu kita tinjau juga dari persyaratan administrasinya. Sebab, yang masuk catatan seperti beberapa PNS yang kemarin kena sanski itu tidak bisa masuk kriteria ini,” jelas dia,” terangnya.

Agus menegaskan, tim bekerja secara profesional. Tidak ada pungutan biaya tertentu atau titipan dari oknum tertentu.

”Saya tegaskan lagi, seluruh proses pengisian di lingkup Pemkab Jombang baik yang JPTP ataupun promosi ini tidak ada pungutan apa pun,” jelas dia.

Agus meminta ASN agar lebih berhati-hati dan tidak percaya dengan iming-iming, janji dari oknum yang tidak ebrtanggung jawab untuk memuluskan duduk di jabatan tertentu.

”Kalau ada yang menawarkan bisa naik ke jabatan A atau B, ya jangan percaya. Sebab, jika nanti terlibat, tentu akan kami jatuhkan sanksi yang lebih berat daripada beberapa PNS yang terkena kasus beberapa waktu lalu,’’ tandasnya.

Saat ini, lanjut Agus, nama-nama yang digodok tim, selanjutnya akan diserahkan ke bupati selaku pejabat pembina kepegawaian. ”Ya tetap nanti kita serahkan ke ibu bupati,’’ pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah kekosongan jabatan setingkat eselon III di lingkup Pemkab Jombang bertambah. Menyusul, meninggalnya Plt Camat Sumobito Andi Purwanto beberapa hari lalu.

Hingga kini total ada 10 jabatan eselon III setingkat sekretaris dinas, camat, kapala bagian (kabag), kepala bidang (kabid) dan sekretaris kecamatan yang kosong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Bambang Suntowo mengatakan, sampai dengan kemarin jumlah pejabat eselon III yang kosong bertambah.

”Ya bertambah jadi 10 orang. Sebelumnya juga ada kabid di dispendukcapil yang purnatugas per awal Agustus lalu,’’ ujar dia. (ang/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#mutasi jabatan #Eselon III #Jombang