JOMBANG – Dua jemaah haji asal Jombang hingga kini masih tertinggal di Makkah karena sakit dan dirawat di rumah sakit. Kondisi satu jemaah haji asal Jombang yang masih menjalani perawatan di Mekkah karena sakit, akhirnya pulih dan dinyatakan sehat.
Jemaah haji asal Jombang ini akhirnya diperbolehkan pulang ke tanah kelahiran, Selasa (22/8), setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif sejak awal Agustus lalu.
Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir mengatakan, perawatan intensif selama dua minggu lebih itu dialami jemaah atas nama Hj Musiroh dari kloter 78. Kini, ia diizinkan pulang ke Jombang.
”Ya sesuai informasi yang kami terima, hari ini sudah dipulangkan. Insya allah nanti pukul 18.45 tiba di Bandara Juanda Surabaya,’’ ujarnya.
Kepada Jawa Pos Radar Jombang, ia menyebut kondisi Hj Musiroh sudah dinyatakan membaik dari penyakit yang diderita.
Sebelum diizinkan pulang, yang bersangkutan juga telah melalui masa pemulihan beberapa hari. ”Beliau memiliki riwayat gula darah, namun dinyatakan sehat dan layak terbang,’’ tambah dia.
Disinggung kondisi satu jemaah lainnya yang juga masih dalam perawatan di Mekkah. Muhajir membenarkan atas nama Hj Djumdu’ah, 72, dari kloter 77 yang dirawat di RS King Faisal Mekkah.
” Ya, untuk bu Djumdu’ah masih dalam perawatan. Kondisi kesehatannya masih belum stabil,’’ jelasnya.
Dia meminta pihak keluarga untuk selalu mendoakan jemaah haji asal Jombang tersebut agar segera diberi kesembuhan.
”Kami mohon dukungan doa dari keluarga, semoga segera lekas sembuh dari sakit yang diderita,’’ pungkas Muhajir.
Seperti diberitakan sebelumnya, satu dari tiga jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang dirawat di Mekkah, dilaporkan meninggal dunia.
Sedangkan dua jemaah lansia lainnya masih menjalani perawatan intensif. Satu jemaah haji yang meninggal dunia itu H Muhammad Nadhir asal Kloter 79.
Jemaah lansia tersebut meninggal dunia Jumat (11/8) setelah menjalani perawatan di RS King Abdul Aziz Mekkah selama sepekan. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW