JOMBANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jombang mengimbau masyarakat agar mengurus administrasi kependudukan (adminduk) di kecamatan.
Dengan kemudahan itu, masyarakat pun diharapkan tak perlu lagi wara-wiri hingga ke kantor dispendukcapil.
Kepala Dispenducapil Jombang, Masduqi Zakariya, mengatakan, pengurusan adminduk terus dipermudah. ’’Biar masyarakat tidak mengurus terlalu jauh, apalagi bagi desa yang sudah menerapkan aplikasi Cak Ngateso (cetak pengajuan teko deso) bisa segera dimanfaatkan,’’ kata Masduqi.
Ini dilakukan lantaran diperkirakan banyak masyarakat akan mengurus data adminduk. Khususnya para petani.
’’Karena instruksi dari pemerintah pusat, salah satu syarat penerima pupuk subsidi 2024 nanti harus KK ber-barcode atau aktif,’’ imbuhnya.
Pihaknya juga sudah diajak koordinasi organisasi perangkat dareah (OPD) terkait. ’’Pintu masuk atau awal harus KK valid dan aktif. Makanya kita punya peran sangat menentukan dalam proses bantuan pupuk subsidi. Ketika data tidak valid maka kasihan mereka tidak dapat gara-gara data administrasi,’’ urai Masduqi.
Dispendukcapil bukan merupakan pelayanan dasar. Namun menjadi dasar untuk pelayanan. ’’Ke depan, semua pelayanan akan berbasis NIK. Ini akan menjadi gerbang terdepan dalam mengakses pelayanan publik,’’ tandasnya.
Pihaknya terus menyosialisasikan agar masyarakat segera mengurus data adminduk. ’’Perencanaannya sekarang, tapi untuk datanya tahun depan. Makanya kita imbau segera mengurus, karena Agustus akhir ini harus terselesaikan,’’ bebernya. (fid/jif/riz)
Editor : Achmad RW