Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Habiskan Uang Rakyat Rp 46 Miliar, Cor Beton Jalan Nasional di Jombang Hanya Bertahan 5 Tahun

Achmad RW • Senin, 14 Agustus 2023 | 19:32 WIB
Salah satu cor beton jalan nasional di Jombang saat dibongkar
Salah satu cor beton jalan nasional di Jombang saat dibongkar

JOMBANG - Kondisi cor beton jalan nasional di Jombang terlihat kurang besi. Padahal, proyek ini dibangun menggunakan uang rakyat dari APBN hingga Rp 46 miliar.

Dengan kualitas cor beton yang buruk itu, jalan nasional di Desa/Kecamatan Peterongan itu juga kini telah dibongkar total. Padahal, umur bangunan ini terhitung baru 5 tahun.

Hal itu, seperti yang terpantau di laman resmi LPSE Kementerian PUPR. Dalam laman itu, proyek cor beton jalan nasional itu dinamai paket kegiatan preservasi rekonstruksi jalan Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol.

Awalnya, proyek itu dianggarkan dengan nilai Rp 66,1 miliar. Namun, dari tender yang ada, proyek itu akhirnya dilepas dengan harga Rp 46,2 miliar.

Proyek ini, juga dikerjakan sepanjang tahun 2018 lalu. Sesuai data di laman yang sama, kontraktor yang mengerjakan adalah PT Timbul Persada yang beralamat di jalan Pramuka VI nomor 22 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban.

Di Jombang sendiri, lokasi pekerjaannya berada di tiga titik berbeda. Masing-masing di Jalan Yos Sudarso, Jalan Soekarno-Hatta dan perbatasan Jombang dengan Kabupaten Mojokerto.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Jombang, proyek ini juga terlihat rapuh sejak beberapa bulan dibangun. Retakan, sudah mulai muncul ada sejumlah beton.

Perbaikan, juga sempat dilakukan berulang kali. Bahkan, di tahun 2019 tercatat ada beberapa kali upaya penambalan dilakukan. Baik menggunakan aspal, maupun menggunakan beton. Namun, hal ini terlihat tak mengubah kondisi jalan.

Beton yang rusak, juga semakin banyak. Bahkan, dua tahun setelahnya, setelah melalui proses yang alot, proyek ini akhirnya diterima oleh PPK dari BBPJN wilayah VIII akhirnya menerima proyek ini.

Empat tahun setelahnya, yakni tahun 2023, proyek ini akhirnya dibongkar. Sejak dua pekan lalu, seluruh cor beton jalan nasional di barat Flyover Peterongan Jombang terlihat dikeruk. Saat itulah, masyarakat melihat kondisi jalan ini dibangun dengan besi tulang yang sangat minim.

Di beberapa titiknya, bahkan tidak terlihat adanya besi tulangan pada cor. Hal itupun, sempat jadi sorotan warga hingga pemdes setempat.

"Jadi obrolan juga kemarin itu, lha kalau memang tidak ada besinya begitu ya bagaimana ndak rusak terus selama ini,” terang Ali Muzaki, Kades Peterongan kepada Jawa Pos Radar Jombang (10/8).

Bahkan, menurutnya sebelum akhirnya dibongkar, ia melihat sendiri banyak pengendara yang harus mengalami kecelakaan di jalan itu. Kontur jalan yang bergelombang dan lokasinya tepat di bawah opritan Flyover, memang sangat membahayakan. "Sering sekali di situ mas, entah bakul, entah pengendara motor yang jatuh. Ya karena jalannya kan rusak parah," tambahnya.

Karenanya, ia berharap cor baru nanti harus benar-benar bagus dengan konstruksi yang memadai juga.

“Namanya jalan nasional, yang lewat juga kendaraan besar ya sudah sewajarnya dibangun sesuai peruntukannya. Artinya besinya harus bagus, cornya harus bagus. Jangan diulangi lagi yang kemarin. Kasihan banyak pengguna jalan yang jatuh di sana,” pungkasnya. (fid/riz)

Editor : Achmad RW
#Jalan nasional #Jombang #Uang Rakyat #Cor Beton