Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Cor Jalan Nasional di Jombang Dibongkar, Warga Ungkap Penyebab Jalan Ini Rusak Terus

Achmad RW • Jumat, 11 Agustus 2023 | 13:59 WIB
Bongkaran cor jalan nasional ini terlihat tanpa besi. Hal ini menurut warga jadi penyebab rapuhnya jalan ini sehingga mudah rusak
Bongkaran cor jalan nasional ini terlihat tanpa besi. Hal ini menurut warga jadi penyebab rapuhnya jalan ini sehingga mudah rusak

JOMBANG – Jalur arteri nasional di sisi barat flyover Peterongan Jombang tengah dibongkar. Khususnya pada bagian jalan yang dirigid atau bagian cor.

Sontak saja, pembongkaran itu jadi obrolan warga. Karena, jejak bongkaran cor menunjukkan penyebab kerusakan menerus pada jalan itu. Yakni minimnya konstruksi besi.

Seperti terlihat Kamis (10/8) siang, proses pembongkaran berlanjut ke sisi barat. Pengerukan terakhir di depan Puskesmas Peterongan. Namun, bongkaran jalan cor itu masih teronggok di lokasi.

“Ya bagaimana nggak rusak, kelihatan nggak ada besinya begitu, cuma semen,” ungkap Lina, 32, salah seorang pengguna jalan.

Warga Jogoroto ini menyebut, dari bongkahan bekas cor terlihat nyaris tak ada besi. Jikapun ada di beberapa bagian, jumlahnya sangat sedikit. “Besi segitu buat tulangan jalan ya jelas saja cepat rusak,” lanjutnya.

Komentar serupa juga disampaikan Ali Muzaki Kepala Desa Peterongan. Ia sendiri keheranan dan mengaku terkejut setelah pembongkaran dilakukan ternyata tidak ada konstruksi besi.

“Jadi obrolan juga kemarin, kalau mamang tidak ada besinya begitu ya bagaimana ndak rusak terus,” lontar dia.

Pembongkaran rigid jalan nasional itu disebutnya sudah berlangsung sekitar dua minggu terakhir. Sebelum pembongkaran hingga kini berproses, pihak desa juga tidak diberitahu sama sekali.

“Setahu saya dibongkar sejak 29 Juli, tidak ada pemberitahuan ke desa. Jadi tiba-tiba saja dipasang plang, terus dibongkar. Desa yang terdampak ya mulai ujung barat flyover sampai pertigaan pasar,” tambahnya.

Berdasar informasi yang ia dengar, jalan nasional tersebut akan kembali dicor kembali. Karena itu pihaknya berharap cor baru nanti harus benar-benar bagus dengan konstruksi yang lebih memadai.

“Namanya jalan nasional, yang lewat juga kendaraan besar, sudah sewajarnya dibangun sesuai peruntukannya. Besinya harus bagus, cor juga harus bagus. Jangan diulangi lagi seperti kemarin. Kasihan banyak pengguna jalan yang terjatuh,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, menyebut pembongkaran dan perbaikan kembali rigid jalan nasional itu dilaksanakan BBPJN karena merupakan jalan nasional.

Pengerukan jalan itu memang berkaitan dengan kondisi cor jalan nasional yang sudah rusak parah. Rencananya, seluruh kerusakan bakal diganti.

“Jadi menanggulangi kerusakan, kemungkinan nanti sepanjang jalan itu akan dikeruk, kemudian diganti cor baru,” pungkasnya.

Untuk diketahui, proyek rigid jalan nasional itu dikerjakan 2018 lalu. Anggaran proyek rekonstruksi rigid beton ruas Peterongan-Jombang itu berasal dari  APBN tahun 2018, dengan Pagu/HPS sebesar Rp 66.086.950.000.

Pelaksananya, adalah  PT Timbul Persada Jl Pramuka Sidorejo Tuban Jawa Timur, dengan penawaran sebesar Rp 46.428.280.000. (riz/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#peterongan #Cor #Jalur Arteri #Jalan nasional #Jombang