Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Saat Bupati Jombang Jadi Narasumber Seminar Nasional Inovasi Kepemimpinan Perempuan di Jakarta

Anggi Fridianto • Kamis, 10 Agustus 2023 | 12:46 WIB
Bupati Jombang Hj Mundjidah bersama kepala daerah perempuan saat menjadi narasumber.
Bupati Jombang Hj Mundjidah bersama kepala daerah perempuan saat menjadi narasumber.

JOMBANG - Bupati Jombang Mundjidah Wahab jadi narasumber seminar nasional pada, Selasa (8/8) di Auditorium Gedung B J. Habibie, Jakarta.

Bupati Jombang, ditunjuk jadi narasumber karena jadi salah satu Kepala daerah perempuan dan menyandang predikat sebagai daerah terinovatif dan inovatif menurut Indeks Inovasi Daerah tahun 2022 yang dirilis Kementerian Dalam Negeri menjadi.

Seminar nasional yang dihadiri Bupati Jombang itu, mengusung tema "Inovasi Kepemimpinan Perempuan di Sektor Pendidikan di Daerah".

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Yayasan Bakti Tanoto (Tanoto Foundation) dan Pimpinan Tinggi Perempuan (PIMTI) ini, dihadiri oleh peserta undangan dari seluruh Indonesia.

Bupati Mundjidah pada seminar nasional tersebut menyampaikan terkait peningkatan pendidikan karakter di Kabupaten Jombang. Yakni, meningkatkan karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas sejak dini.

Di antaranya disebutkan program inovasi muatan lokal keagamaan dan madrasah diniyah. Seragam gratis bagi siswa jenjang SD, MI, SMP dan MTs. Selain itu, fasilitasi penguatan karakter dan budaya lokal serta kegiatan pendukungnya.

"Pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional karena akan meningkatkan minat dan bakat siswa secara individual, dan menguatkan niai-nilai luhur budaya di masyarakat,” tegas bupati.

Pendidikan Karakter, lanjut Bupati Mundjidah, perlu didasarkan dan disesuaikan dengan budaya lokal sehingga masyarakat mengenal falsafah kehidupan para leluhurnya.

Pendidikan karakter, juga dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan secara formal dan nonformal, sehingga dampaknya luas bagi masyarakat. Sementara pengakuan nilai budaya, misalnya melalui MURI dan penulisan biografi adalah salah satu strateginya.

"Hal ini untuk menancapkan budaya lokal agar semakin kuat dan mengakar di masyarakat,” tandas bupati.

Sementara itu, Kepala BRIN Dr Laksana Tri Handoko MSc menyampaikan tujuan seminar nasional ini adalah untuk melihat inovasi kepemimpinan perempuan di sektor pendidikan.

Juga implikasinya terhadap kinerja sektor pendidikan di daerah dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan dasar dan menengah.

Lima kepala daerah  perempuan membagikan pengalaman dalam melakukan inovasi kepemimpinan dalam bidang pendidikan.

Kepala daerah tersebut di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Bupati Tegal Umi Azizah, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. 

"Juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati sebagai pembicara kunci,’’ ujar dia.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati  menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas acara itu.

Eksistensi pemimpin perempuan dalam pembangunan, disebutnya bukan sekadar sebagai objek pembangunan.

Kepemimpinan perempuan menjadi poin penting untuk didorong diberi ruang untuk melakukan perubahan dan perbaikan mulai di tingkat keluarga hingga pemerintahan.

"Perempuan harus memiliki akses dan ikut serta dalam pengambilan dan pelaksanaan kebijakan maka akan muncul kebijakan yang representatif dan inklusif. Ini harus didukung semua pihak,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#Bupati Jombang #seminar nasional #pemimpin perempuan #Mundjidah Wahab