JOMBANG – Seorang lansia ditemukan tewas di dalam selokan di pinggir jalan kabupaten Dusun Mojounggul Desa/Kecamatan Bareng Selasa (4/7) siang. Ia, adalah korban tabrak lari sebuah pikap yang kini masih dalam pengejaran dan pencarian petugas.
“Kejadiannya itu dini hari, namun ditemukannya Selasa sekitar pukul 11.00,” terang AKP Darsono, Kapolsek Bareng.
Darsono menjelaskan, korban adalah Supomo, 85, lansia adal Desa/Kecamatan Bareng. Awalnya ditemukan anggotanya saat sedang patroli. Saat melintas di depan sebuah gudang di Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan bareng, petugas melihat sebuah sepeda angin tergeletak di pinggir jalan. “Sepeda itu terlihat rusak dan tidak ada pemiliknya, kemudian petugas berupaya mengeceknya,” lanjutnya.
Benar saja, tak jauh dari sepeda angin itu, seorang lansia ditemukan tewas di dalam selokan kecil di pinggir jalan. Korbanm ditemukan masih dalam kondisi berpakaian lengkap namun terdapat beberapa luka baret di tubuhnya.
Petugas pun, melakukan pengecekan kamera CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman kamera CCTV gudang, korban memang adalah korban tabrak lari. “Dari video yang ada kejadiannya sekitar pukul 02.38,” lanjutnya.
Dini hari itu, Supomo terlihat sedang mengendarai sepeda angin dari arah timur ke barat. Sesampainya di depan gudang di Dusun Mojounggul itu, datang sebuah pikap dari arah berlawanan. “Posisi pikap terlihat sedang menyalip kendaraan di depannya,” lontar Darsono.
Pikap yang datang dari arah barat dan berkecepatan tinggi itu, kemudian menabrak korban hingga terpental. Kendati demikian, usai menabrak pelakunya justru kabur dan tak menolong korban. “Cuma berhenti sebentar kelihatannya, terus jalan lagi. Dan karena malam tidak ada yang tahu juga sepertinya,” imbuhnya.
Jenazah Supomo, telah dievakuasi ke rumah sakit untuk diidntifikasi dan visum. Sedangkan sepeda anginnya, juga diamankan petugas. “Kasusnya ditangani unit laka, pelakunya masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW