JOMBANG - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya iman agar tekun.
’’Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan,’’ tuturnya mengutip Yak 1:3.
Kita semua tentu ingin mendapatkan hasil terbaik dari apapun yang kita kerjakan. Karena itulah salah satu yang membuat kita bergairah untuk melakukan satu perkara.
Tetapi kenyataannya banyak yang undur dan tidak lagi semangat saat melihat hasil dari yang dikerjakan tidak juga datang.
Itulah sebabnya sangat dibutuhkan yang namanya ketekunan yang artinya sungguh-sungguh tanpa berhenti sampai semuanya diperoleh. Ayat di atas merupakan nasihat yang mendorong kita untuk terus mengerjakan sesuatu walaupun banyak tantangan, termasuk dalam iman percaya kita.
Dikatakan dalam ayat sebelumnya, adalah suatu kebahagiaan apabila kita diperhadapkan dengan berbagai pencobaan atau tantangan/masalah. Yakobus 1:2 mengatakan, Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan.
Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. Dalam kehidupan iman kita, selalu ada ujian.
Namun bila kita terus bertahan dengan iman percaya kita, maka semuanya itu akan menghasilkan ketekunan. Ketekunan adalah ketika seseorang mengerjakan sebuah pekerjaan, dan semuanya dilakukan dengan rajin, sabar dan tanpa mengeluh, walaupun hasil dari pekerjaan tersebut belum dapat terlihat wujudnya secara nyata.
Salah satu contohnya adalah petani yang menabur benih, lalu memeliharanya dengan cara menyirami, memberi pupuk dan membersihkannya walaupun tanaman tersebut belum terlihat menghasilkan.
Gaya hidup yang serba cepat dan instan ini tanpa sadar telah mempengaruhi pola hidup dan pola pikir dari kebanyakan orang percaya.
Mungkin kita sedang mengharapkan Tuhan untuk mengubah situasi yang tidak nyaman yang sedang kita hadapi, pastinya kita ingin secepat mungkin hal itu terjadi.
Tuhan sangat menghargai ketekunan. Ia tidak pernah terburu-buru, namun Ia juga tidak pernah terlambat! Semua Dia lakukan untuk mendidik kita anak-anak-Nya agar menjadi tangguh, tahan uji dan pantang menyerah dalam menghadapi semua tantangan.
Saat kita belum melihat hasil dari apa yang kita usahakan, teruslah bertekun karena suatu saat kita akan melihat apa yang kita usahakan itu menuai berkat.
Mungkin saat ini kita belum melihat jawaban dari doa-doa kita tetapi teruslah bertekun di dalam doa dan bersabarlah menantikankan janji Allah digenapi dalam hidup kita.
Pastikan setiap kita sungguh-sungguh mengerjakan dengan tekun apa yang dapat kita kerjakan selama masih ada waktu sebab akan tiba waktunya kita melihat dan menikmati hasilnya. ’’Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/riz)
Editor : Achmad RW