Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, pemerintah pusat melakukan kajian Rolak 70 yang notabene berada di perbatasan Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Kediri. ”Rencananya akan direvitalisasi,” katanya.
Selain untuk tampungan air, revitaliasasi Rolak 70 itu sekaligus sebagai wisata air. ”Cuma sampai sekarang kami belum tahu, kebutuhan anggaran berapa, Detail Engineering Design (DED) sudah selesai atau belum,” lanjutnya.
Menurut dia, paling diutamakan perkuatan talud. Karena posisi rolak berdampingan dengan beberapa sungai. Mulai dari Kali Konto hingga Afvoer Besuk. ”Sementara kondisi tanggul ini kritis, baik Kali Konto ataupun Besuk,” ujar Bayu.
Sehingga langkah awal dilakukan bakal memperkuat tanggul. Terlebih beberapa tahun lalu, di sekitar rolak mengalami kerusakan. ”Untuk talud Avfoer Besuk sudah hilang, waktu ada aktivitas pengerukan pasir besar-besaran, di dekat tanggul Kali Konto pernah jebol 2021,” tutur dia.
Dengan begitu, tanggul bakal ditangani lebih dahulu. Tahun ini juga sudah ada paket pengendalian banjir di Kali Konto. ”Harapan kami tahun depan kegiatan itu (pengendalian banjir Kali Konto) selesai, karena kalau cepat selesai menjadi keuntungan tersendiri,” pungkas Bayu. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW