”Ya, jadwal keberangkatan untuk Jombang 20 Juni,’’ ujar Muhajir Kepala Kantor Kemenag Jombang, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang, perihal perubahan jadwal keberangkatan haji, kemarin (26/5).
Disinggung faktor penyebabnya, ia hanya menyebut sesuai Surat Edaran (SE) dari Kanwil Kemenag Jatim terkait revisi jadwal kloter embarkasi Surabaya yang diterima, Senin (22/5) lalu. Dalam SE tersebut ada tiga poin revisi jadwal kloter.
Pertama, revisi karena mempertimbangkan jumlah jamaah haji lunas tunda, urut porsi, lansia, TPHD, dan pembimbing KBIHU yang melunasi per tanggal 19 Mei. Kemudian, memasukkan dan memperhitungkan jumlah jamaah haji cadangan lunas Provinsi Jatim yang telah ditetapkan dalam Surat Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag RI tentang daftar jamaah haji cadangan pengisi alokasi kedua.
”Sehingga dijadwalkan ulang agar berangkat bersama-sama jamaah haji porsi inti masing-masing kabupaten/kota,’’ pungkas dia.
Dalam SE tersebut, dijelaskan CJH Jombang masuk dalam tiga kloter masing-masing kloter 77, 78 dan 79. Ketiga kloter tersebut dijadwalkan berangkat 20 Juni dengan selisih perbedaan jam. Misalnya kloter 77 dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pukul 16.00, kloter 78 masuk pukul 17.00 dan kloter 79 masuk pukul 19.00.
Begitu juga mengenai jumlah jamaah, untuk kloter 77 sebanyak 400 jamaah dengan rincian jamaah reguler dan 5 petugas haji. Petugas itu mulai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK). Sedangkan kloter 78 jumlahnya lebih banyak 450 jamaah dan kloter 79 juga sama memberangkatkan 450 jamaah. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW