Rombongan Prabowo tiba di Ponpes Tebuireng Jombang sekitar pukul 14.30. Setiba di sana, Menhan langsung disambut Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz ( Gus Kikin) beserta pengurus pondok. Sebagai bentuk ucapan selamat datang, Gus Kikin mengalungkan serban putih ke leher Prabowo. Rombongan kemudian menuju makam untuk ziarah.
Setiba di sana, ratusan santri menyambut kedatangan Prabowo dengan lantunan salawat. Kemudian, rombongan memasuki areal makam dan memanjatkan doa bersama selanjuntya tabur bunga ke sejumlah makam keluarga Tebuireng, termasuk makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari serta makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid.
Usai berziarah, mereka kemudian masuk ke dalem kasepuhan. Selama di dalam, hanya beberapa orang yang diperkenankan masuk baik keluarga pondok dan rombongan menhan.
Kepada sejumlah wartawan, Prabowo mengakui jika kedatangannya ke Tebuireng adalah bagian dari kunjungan kerja di Jawa Timur dan Jawa Tengah sejak 19 Mei lalu. Ada beberapa ponpes yang dikunjungi termasuk Ponpes Tebuireng. ”Ini dalam rangka silaturahmi ke keluarga Gus Dur,” ujar Prabowo usai ziarah.
Ia menambahkan, dengan keluarga Gus Dur, dia hadir sebagai anggota keluarga. Bukan untuk kepentingan politik maupun kepentingan capres 2024 mendatang. ”Ini hanya nyekar kebetulan saya kan sudah lama sebagai keluarga besar di sini. Tadi di dalam kita tidak bicara politik, namun lebih ke kekeluargaan saja,” pungkasnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz mengatakan, kunjungan Menhan Prabowo ke Tebuireng adalah untuk menjalin silaturahmi. ”Bahwa secara umum kita sampaikan beliau itu memang sudah lama kenal dengan keluarga di Tebuireng mulai dari orang tuanya dan kita tetap sambung. Secara umum silaturahmi, kita memang harus membangun persatuan itu,” ujar dia.
Dia mengatakan, dalam kunjungan itu, tidak ada pembicaraan yang khusus, lebih banyak berbicara terkait hubungan keluarga Prabowo dan Kiai Hasyim. ”Kedatangan beliau di Tebuireng ini dalam rangka silaturahmi saja, tidak ada pembicaraan khusus,” tegasnya.
Disinggung sosok Prabowo yang masuk dalam salah satu bursa calon presiden di Pilpres 2024, Ia menyebut jika ada beberapa kandidat yang layak termasuk Prabowo. ”Kita tahu lah semuanya, ada beberapa kandidat itu memang layak. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus betul-betul paham apa yang dibutuhkan bangsa ini ke depan, sehingga tidak salah memilih bangsa Indonesia dan lebih baik maju dan bermanfaat bagi seluruh Indonesia,” pungkasnya. (ang/naz/riz) Editor : Achmad RW