”Sudah kami ajukan ke bupati, jika SK turun sebelum tahun pelajaran baru, maka akan segera kita sosialisasikan dan kita buka PPDB,” kata Senen Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang.
Tiga TK negeri itu berada di Kecamatan Megaluh, Peterongan dan Kecamatan Sumobito. Meski disebut sebagai TK negeri baru, namun tidak semua TK baru. Terdapat satu TK di Kecamatan Sumobito yang notabene TK lama binaan PKK desa yang akan di-negeri-kan. ”Yang mendirikan baru di Megaluh dan Peterongan,” jelasnya.
Untuk gedung sekolah, ia menyebut belum ada anggaran untuk mendirikan bangunan baru. TK negeri yang akan berdiri akan menempati gedung SD bekas merger, dengan catatan masih layak digunakan. ”Belum kami anggarkan ke sana,” tambahnya.
Tenaga pendidik yang akan mengajar, Senen mengaku sedang dilakukan penataan. Kecuali kepala sekolah TK negeri yang sudah ditata, sedangkan yang lain akan ditata ulang. ”Termasuk di TK yang di Sumobito, tenaga lama akan kami tata ulang, yang pasti mereka tida akan kehilangan pekerjaan,” tegas Senen.
Disampaikan, pendirian TK negeri baru ini salah satunya untuk membuka kesempatan kepada guru TK agar bisa mendaftar sebagai PPPK maupun PNS. Selama ini, untuk jenjang PAUD tidak dibuka formasi karena jumlah kebutuhan guru negeri sudah tercukupi.
Saat ini, ada 16 TK negeri pembina yang berdiri di 16 kecamatan di Jombang. Ke depan nanti ditarget, masing-masing kecamatan ada satu TK pembina. ”Itu target dinas, satu kecamatan satu TK Negeri Pembina,” pungkasnya. (wen/bin) Editor : Achmad RW