Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Belajar Alquran dari Alquran, Kunci Peraih Juara 1 MTQ Nasional asal Jombang

Achmad RW • Senin, 16 Januari 2023 | 13:33 WIB
Wahyudi Azzukhruf menenteng piala yang ia dapatkan di MTQN Banjarmasin 2022.
Wahyudi Azzukhruf menenteng piala yang ia dapatkan di MTQN Banjarmasin 2022.
JOMBANG – Muhammad Wahyudi Azzukhruf punya kiat efektif mempelajari Alquran. Peraih juara 1 MTQ nasional cabang musabaqah fahmil Quran (MFQ) di Banjarmasin 13-18 Oktober 2022 ini belajar Alquran melalui Alquran.

’’Cara belajar Alquran ada dalam Alquran itu sendiri,’’ katanya. Tidak hanya rutin membaca ayatnya, tapi juga terjemahannya.

Putra pasangan Khasbullah dan Sukati ini mengawali jejaknya di MTQ sejak nyantri di Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng, Jombang. Ia pertama kali tampil 2020, mewakili pondoknya di tingkat kabupaten.

’’Kemudian saya dan tim dari pondok, ditunjuk mewakili Jombang pada MTQ Jatim 2021. Saat itu kami dibina Ustadz Ahmad Syamsul Anam,’’ kata Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta prodi Pendidikan Agama Islam yang bercita-cita menjadi dosen atau pengajar.

Setelahnya, dia kembali terpilih untuk mewakili Jatim di MTQ nasional 2022. ’’Pada tingkat ini saya dibina Nyai Hj Lujeng Luthfiyyah dari Lamongan dan Ustadz Abdul Hadi dari Sumenep,’’ kata santri asal Ngawi ini.

Persiapan MTQ nasional ia lakoni sejak bulan April 2022 dengan pembinaan khusus. Ia juga setiap hari berusaha menyiapkan lomba secara mandiri. Setiap ada waktu kosong, ia menyempatkan untuk membuka materi lomba.

Ia mengaku senang dan menikmati persiapan lomba. Apalagi materi MFQ merupakan pelajaran sekolah. ’’Jadi malah membantu memahami pelajaran sekolah,’’ ungkap mahasiswa yang lahir di Ngawi, 3 Juni 2004.

Menurutnya, salah satu cara untuk memahami Alquran adalah dari Alquran itu sendiri. Maksudnya, tidak hanya mengaji Alquran saja, tapi juga harus membaca terjemahannya. Tujuannya agar bisa mengetahui isi Alquran, tidak hanya dari ceramah yang didengarkan, tapi juga belajar mandiri. ’’Agar kita tahu sendiri, isinya apa, bagaimana, tentang apa,’’ katanya.

Ia sendiri rutin murojaah, minimal tiga juz dalam satu hari. Metodenya, ia bagi antara yang sudah lancar dengan yang belum lancar. Yang bacaannya belum lancar, ia murojaah pada waktu yang tenang dan khusyuk.

Sementara yang sudah lancar, ia murojaah dalam salat. Khususnya ketika ia salat sendiri atau sedang tidak berjamaah, agar lebih leluasa. Ia biasakan sekali salat seperempat juz atau lima halaman. ’’Semoga saya bisa istiqamah dan dimudahkan dalam menjaga Alquran,’’ harap siswa yang sudah hafal Alquran 30 juz ini.

Sebagai peraih juara 1 MTQ nasional di Banjarmasin 2022,  Wahyudi mendapatkan banyak hadiah. Hadiah lomba Rp 30 juta dibagi dengan tiga anggota timn. Bonus dari Jawa Timur yang diterima perorangan, dan hadiah umrah dari Pemkab Jombang.

’’Hadiah saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan kuliah, sehingga tidak lagi merepotkan orang tua. Saya juga ingin menabung untuk daftar haji, semoga dimudahkan oleh Allah,’’ harapnya.

Sejak 2020, sudah banyak trofi yang dia kantongi. Diantaranya, juara 1 MFQ pada MTQ Kabupaten Jombang 2020. Juara 1 MFQ festival Qurani tingkat Jawa Timur di UINSA 2021. Juara 3 MFQ Festival Cakrawala Qurani tingkat nasional di Universitas Negeri Malang 2021. Juara 1 MFQ Gebyar Brawijaya Qurani di Universitas Brawijaya 2021. Serta juara 2 MFQ pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur 2021. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW
#Juara 1 #mtq #Santri #Jombang #Asal Jombang #juara nasional