Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dua Temuan Kasus Korban Cibul di Jatim, Gubernur Bentuk Tim Investigasi

Achmad RW • Minggu, 15 Januari 2023 | 13:44 WIB
Jajan Chiki Ngebul. (Instagram@arrylistyorini/Antara)
Jajan Chiki Ngebul. (Instagram@arrylistyorini/Antara)
SURABAYA, JP Radar Jombang - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah menyebut ada dua anak di Jawa Timur (Jatim) yang keracunan cibul. Untuk itu, Pemprov Jatim membentuk tim investigasi guna menelusuri peredaran dan konsumsi nitrogen pada makanan.

Cibul atau Chiki Ngebul adalah makanan ringan yang diberi efek berasap dari nitrogen cair. Kesan asap itulah yang mengakibatkan makanan tersebut disukai anak-anak.

Dilansir dari JawaPos.com,  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut tim investigasi tersebut diawaki Tim Gerak Cepat (TGC) untuk menelusuri peredaran konsumsi nitrogen cair pada makanan. Nanti temuan tim segera diinvestigasi oleh TGC sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2013 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan.

Khofifah meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya konsumsi cibul. Tidak hanya petugas dinkes. Imbauan juga disampaikan kepada orang tua. ”Imbauan ini dikeluarkan untuk mencegah kasus keracunan pangan yang lebih parah akibat konsumsi nitrogen cair yang berlebihan,’’ ujar Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos kemarin (13/1).

Khofifah meminta Kadinkes Jatim untuk berkoordinasi dengan seluruh kepala dinas kesehatan kabupaten/kota serta BPOM daerah agar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produk pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair yang beredar di masyarakat. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menambahkan, pihaknya juga mengharuskan restoran yang menggunakan nitrogen cair pada produk pangan siap saji agar memberikan informasi cara mengonsumsi yang aman kepada konsumen.

Selain itu, dia meminta setiap fasilitas pelayanan kesehatan melaporkan kejadian keracunan pangan yang disebabkan oleh nitrogen cair ke sistem kewaspadaan dini dan respons (SKDR). Pelaporan tersebut terdapat pada menu event based surveillance (EBS) melalui link https://skdr.surveilans.org atau nomor WhatsApp (WA) Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC): 0877-7759-1097. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan ke e-mail poskoklb@yahoo.com yang akan ditembuskan kepada Dinkes Provinsi Jatim dan dinkes kabupaten/kota setempat.

Sementara itu, Kadinkes Jatim dr Erwin Astha Triyono menambahkan, risiko konsumsi nitrogen cair pada makanan, antara lain, radang dingin, luka bakar atau cold burn pada jaringan kulit. ”Tenggorokan terasa seperti terbakar, bahkan dapat terjadi kerusakan internal organ. Hal ini disebabkan oleh suhu yang teramat dingin dan langsung bersentuhan dengan organ tubuh dalam waktu yang panjang,’’ jelasnya.

Selain itu, Erwin menambahkan, menghirup uap asap nitrogen dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas yang cukup parah. ’’Atas instruksi Ibu Gubernur, kami meminta rumah sakit di seluruh kabupaten/kota untuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dan melaporkan apabila terjadi kejadian luar biasa keracunan pangan yang disebabkan oleh nitrogen cair,’’ ujarnya.

Sejauh ini, penjualan cibul belum dilarang. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun memperbolehkan asal pedagang bisa mengikuti pedoman mitigasi risiko nitrogen cair pada pangan olahan yang telah dibuat. Di antaranya, terkait penyimpanan nitrogen cair, kepemilikan kompetensi khusus, hingga penggunaan APD saat berjualan.

”Kalau tidak, kami rekomendasikan ke dinas kesehatan kabupaten/kota selaku otoritas pengawas. Sebab, pangan siap saji kewenangan dinas kesehatan kabupaten/kota,” papar Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Rita Endang.

Dari pengawasan yang telah dilakukan BPOM, jajanan yang juga kerap disebut napas naga itu paling banyak ditemui di Pulau Jawa. Sementara di Kalimantan dan Sulawesi ditemukan dalam jumlah kecil. Pengawasan mulai diintensifkan oleh pihaknya di sejumlah lokasi, mulai dari mal, pasar malam, hingga kegiatan car free day (CFD). (JPG/riz) Editor : Achmad RW
#Dua anak di Jatim #Chiki Ngebul #Surabaya #Jadi korban Cibul #Jombang #berbahaya #keracunan #Nitrogen Cair #Cibul #Jajan viral