Pantauan Jawa Pos Radar Jombang Senin (26/12) kemarin, sedikitnya ada sekitar delapan titik kerusakan jalan. Beberapa pasangan pelat besi lintasan jembatan terlihat menganga lantaran lapisan aspal sudah mengelupas. Sehingga memunculkan lubang cukup dalam dan lebar.
Selain itu, di titik lainnya, terlihat lapisan aspal di titik-titik pasangan pelat besi lintasan jembatan juga mulai rusak. Sehingga menjadikan permukaan jalan tak rata alias jeglong. ”Iya, ada banyak yang rusak, pelat besi sambungannya itu aspalnya ngelupas,” kata Suparno salah satu warga Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, kemarin.
Dikatakan, kerusakan tak hanya muncul kali ini. Sebelumnya juga demikian. ”Sudah pernah diperbaiki kisaran satu bulan, sekarang rusak lagi,” imbuh dia.
Menurutnya, keberadaan sejumlah titik lubang cukup membahayakan pengguna jalan. Terlebih pengguna sepeda motor. ”Sering pengendara terjebak lubang hingga oleng, untungnya masih bisa mengendalikan laju kendaraan,” bebernya.
Meski begitu, dia berharap titik kerusakan segera ditambal. Sebab, jika dibiarkan kerusakan akan semakin meluas dan semakin membahayakan pengguna jalan. ”Apalagi sekarang ini musim libur Natal, kendaraan ramai jadi rawan memicu kecelakaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Mojokerto Dinas PU Bina Marga Jawa Timur Ari Sri S mengatakan, hingga kini proyek jembatan baru Ploso masih tahap pemeliharaan, sehingga jika ada kerusakan masih menjadi tanggung jawab PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek. ”Sampai sekarang masih ikut pusat, pemeliharaan sampai Desember dari rekanan, jadi belum diserahkan ke provinsi,” kata Ari.
Terpisah, Project Manajer PT Waskita Karya Jajang Asparin belum bisa menganggapi banyak terkait kerusakan tersebut. Sebab, menunggu hasil pengecekan di lapangan. ”Iya akan saya cek dahulu,” kata Jajang dikonfirmasi.
Untuk diketahui, Jembatan baru Ploso ini diresmikan 8 April 2022 lalu. Proyek Kementerian PUPR dengan panjang mencapai 1.271 meter ini, menelan anggaran sekitar Rp 137,7 miliar. Pekerjaannya, dilaksanakan PT Waskita Karya. Hingga Desember ini, lubang jalan sempat dua kali terpantau. Oktober 2022 lalu, beberapa titik aspal di atas jembatan ini juga sempat bolong dan mengelupas, sebelum akhirnya ditambal. (fid/naz/riz) Editor : Achmad RW