Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Disnaker Berangkatkan 3 KK asal Jombang Transmigrasi ke Kabupaten Muna

Achmad RW • Jumat, 14 Oktober 2022 | 14:34 WIB
Bupati Jombang dan Kepala Disnaker Jombang saat melepas keluarga dari Jombang yang akan bertransmigrasi ke Kabupaten Muna.
Bupati Jombang dan Kepala Disnaker Jombang saat melepas keluarga dari Jombang yang akan bertransmigrasi ke Kabupaten Muna.
JOMBANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang tahun ini memberangkatkan tiga kepala keluarga (KK) berisi 14 orang, transmigrasi ke Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Pemberangkatan ini, dipimpin Bupati Mundjidah Wahab di Pendopo Kabupaten Jombang Kamis (13/10) sore.

Mereka bertemu Bupati Mundjidah di Pendopo Kabupaten Jombang pukul 15.30. Didampingi Kepala Disnaker Jombang, Priadi, dan Kabag Perekonomian Setdakab Jombang, Aminatur Rokhiyah. Kepala Disnaker Jombang, Priadi, mengatakan, selama dua tahun terakhir tak ada pemberangkatan transmigran lantaran Covid-19. ’’Tahun ini, pemberangkatan transmigran kembali dilaksanakan,’’ kata Priadi.

Rincian yang berangkat, dua KK dari Kecamatan Mojowarno, dan satu KK dari Kecamatan Sumobito. Mereka akan menempati perkampungan transmigran di Desa Raimuna, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna. ’’Besok (hari ini, Red) mereka transit di Surabaya dan Senin akan diberangkatkan bersama oleh pemerintah pusat melalui jalur udara,’’ imbuhnya.

Di perkampungan itu para transmigran sudah menerima fasilitas dari pemerintah. Berupa rumah dinding tembok, pekarangan seluas 500 meter persegi, dan lahan untuk usaha seluas 9.000 meter persegi. ’’Seandainya dua lahan itu bisa dikelola dengan baik, akan ditambah 5.000 meter persegi,’’ tuturnya.

Jarak perkampungan dengan fasilitas pendidikan maupun kesehatan juga terjangkau. Baik SD, SMP maupun SMA. ’’Jarak permukiman transmigran ke kecamatan 10 menit, di sana sudah ada fasilitas puskesmas, pasar dan sebagainya,’’ lanjutnya.

Dalam pemberangkatan itu, pemkab juga memberi bantuan sebesar Rp 35,9 juta setiap KK. Rinciannya, Rp 10 juta untuk uang saku, lainnya dalam bentuk peralatan pertanian.

’’Ada cultivator, mesin pemotong rumput, hand sprayer, kompor gas beserta elpiji serta waring dipergunakan pagar pekarangan dan lahan,’’ bebernya.

Sementara kasur dan sebagainya difasilitasi Pemprov Jawa Timur. ’’Harapan kita, karena yang diberangkatkan SDM sudah bagus, ada yang sarjana, kedepan bisa mengembangkan wilayah daerah transmigrasi. Sehingga bisa cepat terjadi kemajuan bagi daerah. Disamping meningkatkan kesejahteraan mereka bersama keluarga,’’ urainya.

Terpisah, Bupati Mundjidah mengatakan, dengan banyaknya fasilitas yang diberikan, diharapkan para transmigran bisa segera menyesuaikan. ’’Fasilitas sudah lengkap, mudah-mudahan bisa membuat suatu perubahan. Pokoknya diniati buminya milik Allah, jadi selain bekerja juga mengembangkan syariat agama Islam,’’ pesannya.

Kedua, lanjut Bupati Mundjidah, karena transmigran kali ini ada yang guru, diharapkan tetap mengajar di sana. ’’Harus tetap berdakwah. Misalnya buka TPQ. Mudah-mudahan masyarakat di sana bisa menerima dengan baik. Sehingga bisa cepat menyesuaikan,’’ ungkapnya. (fid/jif/riz)

  Editor : Achmad RW
#pemkab jombng #keluarga jombang #transmigrasi #SUlawesi #kabupaten muna #Disnaker Jombang