Monitoring itu diikuti Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia Gusrizal, Direktur Operasional dan Produksi PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih, Manajer Penjualan Retail Wilayah 1 PT Petrokimia Gresik Iyan Fajri, Direktur Utama CV Kembar Jaya Sudiyanto dan Wakil Direktur Utama CV Kembar Jaya Fani Abraham, serta anggota Ombudsman RI Yeka Henda Fatika.
Pelaksanaan monitoring berjalan lancar. Para jajaran direksi turun ke lapangan. Tak jarang mereka berdialog dengan petani yang menjadi mitra CV Kembar Jaya.
Manajer CV Kembar Jaya Kristina Monita Widya, mengatakan program Makmur diselenggarakan Menteri BUMN Erick Thohir. Ia sendiri sebagai salah satu distributor penyalur pupuk nonsubsidi di Jombang dan Kediri. ”Jadi monitoring pelaksanaan program Makmur milik Erick Tohir. Alhamdulillah hasilnya baik dan penyaluran pupuk nonsubsidi sudah dipantau langsung,” katanya.
Pada program itu, jelasnya, PT Pupuk Indonesia dan PT Petrokomia Gresik menjadi penyalur pupuk nonsubsidi. ”Sementara tupoksi kita sebagai distributor, melakukan penyaluran dengan mengutamakan petani yang menjadi mitra,” imbuh dia.
Untuk itu, agar program pemerintah pusat itu bisa berjalan dengan lancar, pihaknya memiliki beberapa program untuk petani. ”Agar petani bisa mendapat panen maksimal, maka biaya kebutuhan pupuk nonsubsidi kita pinjami di awal dan bayarnya pasca panen,” ujar Monita.
Tidak hanya itu, pihaknya juga memfasilitasi keperluan lain. Mulai dari kebutuhan sebelum tanam hingga setelah panen. ”Jadi dari hulu sampai hilir kita bantu. Sehingga bisa terakomodir dari mulai tanam sampai panen. Petani tidak lagi bingung ketika panen siapa yang akan ambil hasil panen. Karena harga yang diberikan menyesuaikan pasar, kita tidak mengambil keuntungan lain,” tutur dia.
Diharapkan, dengan program itu ke depan keberlangsungan pertanian di wilayahnya lebih terjamin. ”Bisa bersama memajukan pertanian di Indonesia. Kecamatan Gudo sebagai percontohan, mari jangan ragu untuk ikut program Makmur,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Direktur CV Kembar Jaya Fani Abraham, terus berkomitmen mensukseskan program yang sedang berjalan. ”Program Makmur ini akan diperluas lagi di berbagai kecamatan di Jombang maupun Kediri dan daerah lainnya,” jelasnya.
Terpisah, Agus Ansori salah seorang petani mengaku program Makmur memudahkan petani untuk mendapat sarana produksi, hingga hasil panen yang meningkat. ”Kami juga tidak khawatir permodalan, karena dari hulu sampai hilir sudah mendapat pendampingan dengan baik CV Kembar Jaya dan PT Petrokimia Gresik. Salah satunya uji tanah yang dilakukan rutin sebelum tanam,” pungkasnya. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW