“Jadi di dua jaringan DI Siman dan DI Mrican, kami temukan ada kerusakan cukup banyak, sehingga mendesak untuk dilakukan perbaikan agar aliran air maksimal,” ucap Eny Setyoningrum PPK Irigasi dan Rawa-2 SNVT PJPA BBWS Brantas.
Rehabilitasi di DI Siman, dilakukan sepanjang 4 kilometer. Wilayahnya meliputi saluran primer Menganto, saluran sekunder Menganto yang di dalamnya ada Saluran Sekunder Ngepung, Saluran Sekunder Tejo Kulon I, serta saluran muka Menganto. “Di saluran itu kita perbaiki kerusakannya, baik di pinggir berupa lining, perbaikan pintu air yang rusak karena usia,” lanjutnya.
Pekerjaan saluran di sisi timur Jombang ini mulai dilaksanakan sejak 18 Juni 2021 lalu. Pekerjaannya berlangsung 511 hari kalender atau akan berakhir pada (10/11) nanti. Eny menjelaskan, proyek ini menyedot anggaran dari pinjaman IPDMIP sebesar Rp 78 miliar lebih. “Untuk pelaksananya kerjasama operasi dari Citra dan Tiara,” imbuhnya.
Sedangkan di DI Mrican, perbaikan dilakukan di dua saluran besar di sisi barat Jombang. Yakni Saluran Primer Tunggorono dan Sekunder Sentul. Panjang perbaikannya sama, 4 kilometer. Di dua saluran ini, perbaikan lebih banyak lining atau penguat tanggul di kanan kiri. “Bentuk lining yang digunakan beton pracetak dan lining pasangan batu kali, pembangunan ini untuk mencegah kebocoran air dalam saluran ke pinggir,” tambah Eny.
Proyek ini meneruskan proyek sejenis yang telah dikerjakan tahun lalu, di sepanjang Kecamatan Megaluh. Tahun ini, proyek perbaikan DI Mrican dianggarkan sebesar Rp 45 miliar lebih. Proyeknya berlangsung sejak 22 Maret 2022 lalu. “Untuk yang DI Mrican ini proyeknya berlangsung sampai 31 Desember 2022, pelaksananya PT Tiara Multi Teknik,” lontarnya.
Kedua proyek itu untuk menjamin ketersediaan dan pasokan air bagi petani agar lebih lancar. Diharapkannya, perbaikan ini jadi salah satu upaya untuk menunjang peningkatan produksi pangan. “Ujungnya tentu pemerintah bisa memantapkan swasembada pangan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan serta kesejahteraan petani,” pungkasnya. (riz/bin) Editor : Achmad RW