Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sehari Buat 2,5 Kuintal, Perajin Tusuk Sate Banjir Orderan Jelang Idul Adha

Achmad RW • Sabtu, 2 Juli 2022 | 15:01 WIB
Tumpukan tusuk sate hasil produksi di Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)
Tumpukan tusuk sate hasil produksi di Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)
JOMBANG – Hari Raya Idul Adha semakin dekat. Perajin tusuk sate di Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito, mulai kebanjiran order. Dalam sehari, industri rumahan ini memproduksi hingga 2,5 kuintal tusuk sate.

“Ya memang ada peningkatan, karena mau Idul Adha, jadi produksi dimaksimalkan 2,5 kuintal setiap hari,” ungkap Heru Subandi, 53, pemilik usaha. Setiap harinya, pembuatan tusuk sate di belakang rumahnya tak pernah sepi. Ia dan pegawainya hilir mudik membawa bambu utuh hingga potongan bambu untuk diproses.

Dimulai dari pemotongan bambu utuh. Bambu jenis ori ini didatangkan dari luar kota karena memang kualitasnya lebih bagus. “Ada yang dari Madura, Ponorogo dan Pacitan,” ungkapnya. Bambu besar ini dipotong menggunakan mesin dengan ukuran 20 sentimeter. Setelah itu bambu dibelah menjadi dua.

Ia menggunakan mesin untuk mencetak potongan bambu  agar berbentuk lidi. “Setelah itu baru dijemur, dioven beberapa jam, terus dimasukkan mesin lagi sambil diberi lilin biar halus,” tambahnya.

Setelah rampung, barulah lidi yang sudah jadi ini diruncingkan dan dibungkus dengan plastik. Heru menjual tusuk sate itu dalam kemasan. Yang paling kecil dengan berat 2,5 ons, ia jual Rp 4.500 hingga Rp 5.000. “Yang paling besar ukuran satu kilogram itu biasanya Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu,” tambahnya.

Produksi jelang Idul Adha ini ia mengaku bisa menghabiskan  90 batang bambu setiap hari. Tusuk satenya dikirim ke sejumlah kota di Jombang dan sekitarnya. “Paling banyak Jombang dan Surabaya, tapi ada juga luar pulau,” pungkas dia. (riz/bin) Editor : Achmad RW
#sedamar #banjir pesanan #Sumobito #idul adha #talunkidul #tusuk sate