Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Disnaker Jombang Lepas Enam Pekerja Magang ke Jepang

Achmad RW • Jumat, 1 Juli 2022 | 15:01 WIB
Priadi, Kepala Disnaker Jombang saat melakukan prosesi pelepasan pekerja magang di kantornya (30/6). (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)
Priadi, Kepala Disnaker Jombang saat melakukan prosesi pelepasan pekerja magang di kantornya (30/6). (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)
JOMBANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang melepas enam pekerja Indonesia yang magang ke Jepang, Kamis (30/6) kemarin. Mereka bakal bekerja menjahit di Hiroshima. Diharapkan, ke depan bekerja ke luar negeri bisa menginspirasi generasi muda lainnya.

Prosesi pelepasan digelar sederhana di kantor yang berada di Jl KH Wahid Hasyim. Diikuti enam wanita berusia 20 tahun yang akan berangkat ke Jepang, serta perwakilan pihak Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Daima Akademi Nusantara, dan sejumlah perwakilan SMK yang masuk Bursa Kerja Khusus (BKK), serta I Wayan Sulasna yang sudah punya pengalaman bekerja di Jepang selama 30 tahun.

Enam orang diberangkatkan secara simbolis oleh Kepala Disnaker Jombang Priadi, dengan menyerahkan name tag kerja ke masing-masing pemagang. ”Jadi hari ini (kemarin, Red) kegiatan LPK PT Daima Akademi Nusantara yang memberangkatkan enam orang ke Jepang,” katanya setelah acara.

Dijelaskan, mereka bakal magang keterampilan menjahit. Sudah ada perusahaan yang menampung melalui LPK itu. ”Ini angkatan pertama di Jombang,” imbuh dia. Ketika tiba di Negeri Sakura nanti mereka tidak perlu khawatir. ”Mereka langsung bekerja di perusahaan dan menandatangani kontrak kerja. Setelah berangkat (dari Indonesia, Red) langsung ditampung LPK yang ada di Jepang,” ujar Priadi.

Kontraknya selama tiga tahun. Sesuai aturan yang ada, setelah tiga tahun berada di Jepang, mereka bakal mengikuti ujian sertifikasi. ”Ketika sudah lulus mereka dapat pulang ke Indonesia atau langsung melanjutkan (bekerja di Jepang, Red). Bisa juga pulang ke Indonesia lalu balik lagi,” terang dia.

Diharapkan, pengiriman magang angkatan pertama ini bisa diikuti warga lainnya. Terutama mereka yang sudah lulus SMK. Mengingat banyak keterampilan yang ditawarkan. Selain menjahit, ada juga pengelasan, perawat, pertanian, sektor peternakan, hingga pembangunan atau teknik sipil dan mesin.

”Ada lebih dari sepuluh profesi yang dibutuhkan di Jepang. Karena bekerja di luar negeri sekarang menjadi hal yang biasa bagi masyarakat,” lanjutnya. Diharapkan ke depan, generasi muda bisa bekerja ke luar negeri. Tentunya dengan membawa dampak signifikan untuk Jombang.

”Harapannya bisa mengalir devisa dan membantu pertumbuhan ekonomi keluarga. Sehingga ke depan bisa menjadi idola generasi muda,” pungkas Priadi. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW
#dinas tenaga kerja #Jombang #ke jepang #magang #TKI #buruh migran #pekerja migran