Bapak dua anak asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ini menuturkan, sebelum bergabung di Klinik PKU Muhammadiyah Mojoagung pada 2005, dia sempat bertugas di Aceh. ”Kemudian atas izin Allah SWT, kami pindah bertugas ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung sejak Desember 2021,” ujar dia saat ditemui, Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (26/2).
Menjadi dokter spesialis kandungan tak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya, tugas dan peran dokter spesialis kandungan sangat vital, di mana bertugas membantu proses persalinan. ”Bagimamana agar ibu selamat dan anak yang dilahirkan dalam keadaan sehat,” ungkapnya.
Untuk itu, berbagai kegiatan peningkatan skill terus dilakukan guna menekan kemungkinan kematian pada ibu bersalin. ”Kita selalu komitmen mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi pada wanita yang diadakan rumah sakit maupun organisasi profesi kami,” tambahnya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi seluruh dokter kandungan sama, yakni menekan angka kematian ibu. Di Indonesia sendiri, lebih khususnya Jombang angka tersebut masih cukup tinggi. ”Sehingga dengan kehadiran RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung diharapkan dapat mempermudah warga Jombang dalam mendapat pelayanan kesehatan,” jelas dia.
Layanan poli kandungan di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung sendiri buka praktik setiap Senin, Rabu dan Jumat mulai jam 15.00 hingga selesai. Ia mengaku, sering melayani pasien yang datang menjelang jam layanan tutup. ”Ada yang sampai jam 20.00 datang, ya tetap kita layani. Intinya, kami ingin memberikan layanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya. Editor : M Nasikhuddin